KPK Lakukan OTT

Saat Penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy, Penjaga Jembatan Lihat Aksi Kejar-kejaran di Lobi Hotel

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) sempat kejar-kejaran saat menangkap Ketum PPP M Romahurmuziy alias Rommy di lobi hotel, Jumat (15/3/2019)

Saat Penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy, Penjaga Jembatan Lihat Aksi Kejar-kejaran di Lobi Hotel
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Ketua Umum PPP, Romahurmuziy seusai memberikan pembekalan terhadap para caleg PPP di Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/10/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) sempat kejar-kejaran saat menangkap Ketum PPP M Romahurmuziy alias Rommy di lobi hotel, Jumat (15/3/2019).

Penangkapan Rommy di Surabaya tersebut sempat diwarnai aksi kejar-kejaran dan ketegangan. Diketahui saat berada di Surabaya, Rommy menginap di Hotel Bumi Surabaya.

Dilansir dari Surya.co.id, Direktur Sales dan Marketing Hotel Bumi Surabaya, Endah Retnowati, membenarkan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy sempat menginap di Hotel Bumi.

Namun ia enggan memberikan keterangan terkait tertangkapnya Rommy.

"Saya tidak tahu detailnya. Dan saya tidak bisa memberikan informasi apapun karena saya tidak tahu kejadiannya. Betul, Pak Rommy memang menginap di Hotel Bumi Surabaya," kata Retno.

Sementara itu, salah seorang saksi yang berprofesi sebagai penjaga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Basuki Rahmat, yang terletak di depan Hotel Bumi mengatakan sempat terjadi kejar-kejaran di lobi keluar Hotel Bumi.

Saksi yang enggan disebutkan namanya tersebut mengatakan kejar-kejaran tersebut terjadi Jumat pagi sekira pukul 08.00 WIB.

Ia bercerita, terlihat ada beberapa orang yang keluar dari tempat parkir sebelah kiri hotel, seketika itu penangkapan berlangsung.

"Jam 8an pagi ada orang keluar dari hotel. Keluar dari lobi. Ada ramai-ramai gitu," jelasnya.

Ketua DPW PPP NTT: Semangat Kader PPP di NTT Tidak akan Surut

OTT  Ketum  PPP  Tidak   Pengaruhi  Suara  PPP Di  Sikka

KPK Tangkap Ketua Umum PPP, Inilah Sosok Romahurmuziy alias Gus Rommy, Cucu Mantan Menteri Agama

Ia menyebutkan ada dua orang yang ditangkap oleh lima orang petugas. Dia menyebut saat ditangkap, salah satu orang tersebut dipegang kedua tangannya dan satu orang lainnya dipiting (mengalungkan tangan ke leher).

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved