Penyerang Kedubes Korut di Spanyol Diduga Grup yang Ingin Lengserkan Kim Jong Un

Penyerang Kedubes Korut di Spanyol Diduga Grup yang Ingin Lengserkan Kim Jong Un

Penyerang Kedubes Korut di Spanyol Diduga Grup yang Ingin Lengserkan Kim Jong Un
KOMPAS.com/AFP/POOL/JORGE SILVA
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un membungkukkan kepala saat menghadiri upacara penghormatan di depan mausoleum mendiang pemimpin revolusi Vietnam Ho Chi Minh di Hanoi pada Sabtu (2/3/2019). 

Penyerang Kedubes Korut di Spanyol Diduga Grup yang Ingin Lengserkan Kim Jong Un

POS-KUPANG.COM | MADRID - Beredar sebuah spekulasi mengenai identitas pelaku penyerangan Kedutaan Besar Korea Utara (Korut) di Madrid, Spanyol. Sepuluh pria dilaporkan merangsek masuk pada 22 Februari lalu. Melumpuhkan para penjaga, dan membawa dokumen serta komputer ke dua kendaraa kedutaan.

Upaya pencurian itu terjadi menjelang pertemuan Pemimpin Korut Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Vietnam.

Camat Lamba Leda Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Janda Paulina di Kampung Deru

Harian AS Washington Post, seperti dikutip AFP Sabtu (16/3/2019), melansir pelaku serangan itu adalah sebuah kelompok rahasia. Dalam pemberitaan yang dipublikasikan Jumat (15/3/2019), The Post mengulas grup itu bernama Pertahanan Sipil Cheollima (CCD), dan berambisi menggulingkan Dinasti Kim.

Mengutip sumber yang paham dengan eksekusi dan perencanaan dengan CCD, organisasi itu sama sekali tidak terikat dengan pemerintahan tertentu.

WNI Korban Penembakan Selandia Baru Meninggal Dunia, Menlu RI Sampaikan Ucapan Dukacita

Sumber itu menerangkan intelijen AS bakal enggan menerima misi tersebut dikarenakan mepetnya waktu dan sifatnya yang kurang etis.

Keterangan itu membantah harian El Pais pekan ini yang menyebutkan dua pelaku mempunyai hubungan dengan Badan Intelijen Pusat AS ( CIA).

Sumber itu berkata, gol dari kelompok mereka adalah melengserkan rezim Kim Jong Un maupun mengajak massa Korut melakukan pembangkangan.

Lee Sung-yoon, pakar Korut dari Universitas Tufts sebagaimana diwartakan SCMP menerangkan, dia sangat tertarik dengan keberadaan CCD tersebut.

"Ini adalah grup pertama yang melakukan pergerakan melawan Korut. Karena itu setiap aktivitasnya menarik dilihat," kata Lee.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved