Masneno Optimis Curah Hujan Mencukupi buat Petani

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kupang, Korinus Masneno optimis curah hujan tahun 2019 ini sangat mencukupi buat petani

Masneno Optimis Curah Hujan Mencukupi buat Petani
POS-KUPANG.COM/ EDY HAYONG
tanaman padi milik petani di Kabupaten Kupang

Masneno Optimis Curah Hujan Mencukupi buat Petani

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI- Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kupang, Korinus Masneno optimis curah hujan tahun 2019 ini sangat mencukupi buat petani. Hujan saat ini jauh lebih tinggi ketimbang tahun 2018 sehingga dipastikan hasil pertanian sangat baik.

Kedepan diharapkan paling cepat 2020 air dari Bendungan Raknamo sudah bisa dialirkan ke sawah petani maka krisis air tidak akan terjadi lagi.

Masneno kepada wartawan di ruang kerjanya belum lama ini mengakui beberapa waktu lalu dirinya mendapat laporan kalau ada lahan petani sawah tadah hujan sangat kurang.

Selain itu, warga di Raknamo-pun mengeluh karena tanah persawahan mulai retak-retak karena kekurangan air. Khusus lahan di Raknamo, kata Masneno, ada pertemuan bersama antara warga dan Balai  Nusa Tenggara II karena ada kesepakatan dialirkan air untuk lahan sebesar 30 hektar.

WASPADA, Dua Kabupaten NTT Curah Hujannya Sangat Tinggi

Curah Hujan Masih Tinggi, Ini Permintaan BPBD NTT

Dari rapat bersama itu, sudah ditanggapi pihak Balai dan tidak ada masalah lagi.

"Kalau bilang krisis hujan saya kira tidak juga. Saya optimis hujan tahun 2019 cukup banyak dan ini akan membantu petani sawah. Kalau nanti ada lahan yang kekurangan air tentu akan dilihat dan didata," kata Masneno.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang diharapkan tetap mengantisipasi ancaman puso atas lahan sawah milik warga.

Walaupun hujan belakangan ini turun secara rutin, namun tidak bisa diprediksi sampai kapan kondisi seperti ini. Bisa saja dalam pekan kedepan hujan akan turun relatif sedikit dan imbasnya pada tanaman padi yang baru ditanam.

Demikian permintaan anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Kecamatan Kupang Timur, Adi Koroh kepada wartawan, Kamis (14/3/2019).

Peningkatan Curah Hujan Berlanjut Hingga Satu Minggu ke Depan

Budidaya Tanaman Pangan Tergantung Curah Hujan

Politisi PKPI ini mengatakan, awal Maret 2019, dirinya didatangi petani sawah tadah hujan yang mengeluh soal ancaman kekeringan pada lahan mereka.

Padahal tanaman padi rata-rata baru ditanam belum sebulan. Syukur belakangan hujan yang turun cukup banyak namun belum bisa diprediksi hingga kapan. Untuk itu antisipasi dini perlu dipikirkan Pemkab Kupang.

"Pemerintah harus mencari jalan keluar manakala curah hujannya kedepan mulai minim. Kalau alternatif air dari Bendungan Raknamo bisa dialirkan tentu sangat membantu. Kita bukan pesimis tapi cuaca ini sulit diprediksi," kata Adi. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved