Santri Ponpes Walisanga Ende Tolak Provokasi Yang Mengancam NKRI

Pernyataan sikap para santri Pondok Pesantren Walisanga, Ende yang dibacakan pada, Rabu malam (13/3/2019) di Aula Pondok Pesantren Walisanga, Ende.

Santri Ponpes Walisanga Ende Tolak Provokasi Yang Mengancam NKRI
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Santri Ponpes Walisanga Membacakan Pernyataan Sikap 

Santri Ponpes Walisanga Ende Tolak Provokasi Yang Mengancam NKRI

POS-KUPANG.COM|ENDE--Para santri Pondok Pesantren Walisanga Ende menolak segala bentuk provokasi yang dilakukan oleh pihak tertentu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Demikian pernyataan sikap para santri Pondok Pesantren Walisanga, Ende yang dibacakan pada, Rabu malam (13/3/2019) di Aula Pondok Pesantren Walisanga, Ende.

Dalam pernyataan sikapnya para santri Pondok Pesantren Walisanga menyatakan mendukung pelaksanaan kegiatan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019 yang aman dan damai serta sejuk.

Pada bagian lain para santri Pondok Pesantren Walisanga Ende menyatakan menolak adanya penyebaran berita hoax atau hate speec maupun ujaran kebencian demi kepentingan politik yang menyebabkan konflik di masyarakat khususnya di Kabupaten Ende.

17 SMP di Mabar Ikut UNBK, Termasuk Dua Sekolah Negeri

TNI dan Masyarakat Gotong Royong Perbaiki Jalan Penghubung Desa di Belu

Peduli Bencana Mabar, Mahasiswa STKIP Santu Paulus Ruteng Lakukan Aksi Kasih dan Solidaritas

Inilah Jumlah Personel yang Dikerahkan KPU Kota Kupang untuk Sortir Surat Suara

Para santri Pondok Pesantren Walisanga Ende menolak segala bentuk aksi intoleransi dan anti Pancasila di wilayah Kabupaten Ende.

Dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan para Santri Pondok Pesantren Walisanga Ende mendukung aparat penegak hukum dan pihak berwajib lainnya dalam menegakan supremasi hukum demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif, aman dan terkendali.

Usai menyatakan pernyataan sikap para santri lalu secara bersama-sama meneriakan yel-yel Ende-Lio Sare Pawe dan Pemilu 2019 tetap damai dan NKRI harga mati.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)


Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved