Desa Fatusene Jadi Tuan Rumah Pelatihan Tematik Peternakan, Ini Komentar Kepala Desa

Desa Fatusene Jadi Tuan Rumah pelatihan tematik peternakan, Ini Komentar Kepala Desa

Desa Fatusene Jadi Tuan Rumah Pelatihan Tematik Peternakan, Ini Komentar Kepala Desa
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala Desa Fatusene, Dionisius Taus 

Desa Fatusene Jadi Tuan Rumah pelatihan tematik peternakan, Ini Komentar Kepala Desa

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Kepala Desa Fatusene, Dionisius Taus mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada BBPP Kupang dan Dinas Peternakan TTU yang telah mempercayakan Desa Fatusene sebagai sasaran dari kegiatan pelatihan tematik peternakan.

"Sebagai pemerintah desa kita tentu menyampaikan terima kasih kepada BBPP Kupang dan Dinas Peternakan TTU yang telah mempercayakan desa Fatusene sebagai desa sasaran kegiatan pelatihan ini," kata Dion kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (14/3/2019).

Lembata Jadi Tuan Rumah Lomba Paralayang Indonesia

Dijelaskannya, saat ini program unggulan dari Desa Fatusene adalah peternakan. Program unggulan tersebut disepakati setelah pemerintah desa bersama dengan BPD dan masyarakat melakukan kajian terhadap seluruh potensi yang ada desa Fatusene.

"Karena pakan ternak itu mendukung sekali. Dari jumlah kepala keluarga yang ada di desa Fatusene sebanyak 128 KK itu, rata-rata perkebunan memiliki pakan ternak yang cukup sehingga dasar itu kita jadikan peternakan sebagai program unggulan," terangnya.

Lima Ibu Rumah Tangga Asal Desa Done ke Malaysia Barat Jadi Penata Rumah Tangga

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten TTU, Ir Mateos Dami menurutkan pelatihan teknis tematik tersebut sangat bermanfaat bagi para peternak untuk dapat berternak dengan baik kedepannya.

"Pelatihan ini sangat membantu sekali, karena memperpendek jarak. Selain itu dari segi anggaran juga ini sudah sangat membantu sekali. Karena langsung menyentuh pada kebutuhan masyarakat terutama peternak," ungkapnya

Diakuinya, pelatihan teknis tematik peternakan tersebut sudah dua kali dilakukan di Kabupaten TTU dimana pada tahun lalu dilakukan di Desa Noemuti Timur dan pada tahun 2019 dilakukan di Desa Fatusene.

"Itu juga dikumpulkan beberapa kelompok tani dan ternyata mereka punya prospek kedepannya bagus. Peternak mulai sadar dan mereka mulai mandiri. Oleh karena itu kami berharap agar BBPP Kupang terus memperhatikan TTU melalui kegiatan seperti ini," jelasnya.

Selain itu, dirinya berharap para peternak agar dapat mengikuti kegiatan pelatihan dengan sebaik mungkin sehingga nantinya ilmu yang telah diterima, dapat diterapkan di masyarakat.

"Karena ini ilmu terapan makanya setelah dari sini kita harapkan para peternak ini dapat menerapkan di masyarakat. Supaya nanti terjadi peningkatan populasi ternak," terangnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved