Demi Asap Dapur, Emilia Sebi ke Malaysia Rela Tinggalkan Tiga Anak di Done

Demi Asap Dapur, Emilia Sebi ke Malaysia Rela Tinggalkan Tiga Anak di Done

Demi Asap Dapur, Emilia Sebi ke Malaysia Rela Tinggalkan Tiga Anak di Done
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Calon Pekerja Migran asal Desa Done, Kecamatan Magepanda, dialog dengan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo (baju sarung ikat tenun) ketika meresmikan LTSA PPPMI Sikka di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sikka, Jalan El Tari, Kota Maumere, Pulau Flores, NTT, Kamis (14/3/2019). 

Demi Asap Dapur, Emilia Sebi ke Malaysia Rela Tinggalkan Tiga Anak di Done

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Emilia Sebi (34), salah satu dari lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Done di Kecamatan Magepanda, 31 Km arah utara Kota Maumere di Pulau Flores, Provinsi NTT.

Bersama empat IRT lain Yosefina Jeri (32), Maria Susi Susanti (24), Regina Reri (32), dan Lusia Rei (26), mereka direkurut PT Anugerah Brantas Cabang Maumere menjalani pelatihan di BLKLN sebelum berangkat ke Malaysia Barat. Profesi baru dijalani sebagai penata rumah tangga di rumah majikan.

Dinas Pendidikan Provinsi NTT Telusuri Sekolah Selenggarakan KBM Tanpa Izin Operasional

Meninggalkan tiga orang anaknya kini berusia 14 tahun, 12 tahun dan lima tahun dari pernikahan dengan Andreas Mbuje, Emilai telah memikirkan semuanya. Sang suami memberi izinya dan mendukungnya berangkat ke tanah rantau.

"Suami saya juga hadir di sini (ikut peresmian LTSA PPPMI). Dia izinkan saya ke Malaysia. Saya ingin kerja untuk perbaiki ekonomi rumah tangga. Suami saya hanya tukang, kebutuhan anak-anak makin besar," ujar Emilia.

Hilang di Tepi Pantai Desa Waijarang, Sudah 4 Hari Fridus Salu Belum Ditemukan

Ia mengaku tidak khawatir dengan berbagai kasus perlakuan kasar bahkan berakibat kematian menimpa PMI di Malaysia. Ia berangkat diurus resmi oleh pemerintah.

"Saya tidak takut. Kami diberangkatkan secara resmi. Pemerintah akan memperhatikan kami selama di Malaysia Barat," uajr Emilia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved