BREAKING NEWS: Polisi Ungkap Prostitusi Online di Kota Kupang, Begini Tarif Sekali Kencan

BREAKING NEWS: Polisi Ungkap Prostitusi Online di Kota Kupang, Begini Tarif Sekali Kencan

BREAKING NEWS: Polisi Ungkap Prostitusi Online di Kota Kupang, Begini Tarif Sekali Kencan
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Suasana konferensi pers di Mapolda NTT terkait tindak pidana prostitusi, Kamis (14/3/2019) siang. 

Barang bukti lainnya yakni, satu lembar sprei warna putih, satu buah bedcover warna putih, satu buah celana pendek warna hitam, satu buah celana pendek jins warna biru, dua lembar celana dalam dan satu buah tas pinggang.

AKP Tatang menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan respon cepat pihak kepolisian karena maraknya pemberitaan terkait prostitusi online.

"Kami menanggapi maraknya prostitusi online akhir-akhir ini di media. Kemudian kami tindaklanjuti apakah ada atau tidak. kami melakukan pengungkapan dan kami mengamankan dua orang tersangka MD (22) alias AB dan YDP (40) alias DD," katanya.

Dikatakannya, kedua mucikari terbukti menawarkan lima orang perempuan muda asal Kota Kupang kepada pria hidung belang menggunakan aplikasi MI CHAT.

Kelima perempuan yang menjadi korban yang ditawarkan yakni HN (18), MWH (22), IML (22), MB (21) dan NP (20).

"Modusnya para tersangka membuka aplikasi online di Hpnya, yakni aplikasi MI CHAT dengan menggunakan nama dan foto wanita. Sehingga pelanggan atau konsumen yang memiliki aplikasi yang sama akan menyapa dan berkomunikasi," kata AKP Tatang saat menjelaskan modus kedua tersangka.

Lebih lanjut, dalam kedua handphone para tersangka juga terdapat foto para korban yang hendak ditawarkan kepada para pelanggan.

"Dari chattingan (percakapan antara mucikari dan para pelanggan di Aplikasi MI CHAT) tersebut kami menemukan ada percakapan yang sudah kami capture dari handphone tersangka. Ada chatting baik itu harga maupun tempatnya," paparnya.

Kedua tersangka, lanjut AKP Tatang, ditangkap dan diamankan oleh pihak kepolisian dalam waktu yang berbeda.

Tersangka MD (22) ditangkap pada 21 Februari 2019 bersama dua korban, HN (18) dan MWH (22) saat bertransaksi dengan seorang pria hidung belang di salah satu hotel di Atambua, Kabupaten Belu

Halaman
1234
Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved