Pria di Bandung Ini Ditangkap Polisi karena Tanam 7 Pohon Ganja di Pot Plastik

Pria di Bandung ini Ditangkap Polisi karena tanam 7 pohon ganja di pot plastik

Pria di Bandung Ini Ditangkap Polisi karena Tanam 7 Pohon Ganja di Pot Plastik
KOMPAS.com/AGIEPERMADI
Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah, tengah memperlihatkan barang bukti tanaman ganja yang ditanam tersangka EK di rumahnya. 

Pria di Bandung ini Ditangkap Polisi karena tanam 7 pohon ganja di pot plastik

POS-KUPANG.COM | BANDUNG - EK (49) harus berurusan dengan polisi karena tujuh batang tanaman ganja di pot bunga rumahnya di Jalan Ciparay, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung.

Pengungkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika.

Setelah dilakukan penyelidikan, Satuan Narkoba Polrestabes Bandung pada Senin (11/3/2019) pukul 23.00 WIB, melakukan penggerebekan rumah tersangka EK.

Menyuap Anggota DPRD, Tiga Pejabat Sinarmas Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Pada saat penangkapan dan penggeledahan, polisi menemukan satu buah pot plastik warna cokelat yang ditanami 4 batang pohon ganja.

Pot tersebut ditaruh di atas meja kamar tersangka. Sedangkan satu pot lainnya ditanami tiga batang pohon ganja ditutup sangkar burung yang disimpan di jemuran tak jauh dari kamar tersangka.

50 Unit Rumah di Sumba Timur Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

"Sangkar ini digunakan untuk melindungi agar tanaman tidak dipatuk ayam," kata Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah, di Kantor Satnarkoba Polrestabes Bandung, Rabu (13/3/2019).

Berdasarkan keterangan tersangka kepada polisi, penanaman pohon ganja ini berawal ketika dirinya menggunakan ganja pada saat malam tahun baru 2019.

"Saat itu, EK baru menggunakan ganja dan melihat ada banyak bijinya, ia lalu mencoba menanamnya dan merawatnya di atas pot. Dia penasaran apakah bibit tersebut bisa tumbuh atau tidak," kata dia.

Bibit pohon ganja ini diperoleh dengan membeli ganja kering itu dari D seharga Rp 100.000, dan biji ganja dari ganja sisa pakai ditanam di atas pot bunga.

"Ditanam sejak Januari 2019, rencananya akan digunakan untuk konsumsi pribadi," ujar dia.

Atas perbuatannya, EK dijerat Pasal 111 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan sanksi pidana penjara paling lama 20 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka EK mengaku, awalnya penasaran apakah biji kering ganja yang didapatkannya itu bisa tumbuh atau tidak. Saat tumbuh, pria pengangguran ini kemudian memutuskan merawat tanaman.

Untuk melindunginya, EK bahkan menutup tanaman ganja dengan sangkar burung yang ditambah lampu di pinggirnya. Tanaman itu, kata dia, rencananya akan dikonsumsi oleh diri sendiri.

"Saya sebenarnya sudah tujuh tahun berhenti, baru kali ini mulai pakai lagi," tutur dia. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved