Jumlah siswa SMA/SMK Peserta UNKP/UNBK Menurun Pada tahun 2019

Jumlah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di provinsi NTT yang mengikuti Ujian Nasional Kerta Pensil menurun

Jumlah siswa SMA/SMK Peserta UNKP/UNBK  Menurun Pada tahun 2019
POS KUPANG/LAMAWURAN AMBUGA
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Aloysius Min 

Dikatakan, walaupun untuk satu kabupaten hanya satu sekolah yang mengikuti UNKP, tetap ada biaya-biaya yang dikeluarkan.

"Sekarang, walaupun di satu kabupaten hanya ada 1 sekolah yang ikut UNKP, tapi biayanya tetap sama. Karena ada pengiriman dan pengawalan. Dan ini memang standarnya. Ada petugas dari kita, pihak keamanan, ada mobil boks juga karena ada naskah. Dan selama masih disimpan di kabupaten, tetap ada biaya penjagaan. Sekarang, biaya untuk empat kabupaten sudah tidak ada lagi karena seluruhnya UNBK," ungkapnya.

Ini Alasan Mengapa Belum Semua Sekolah di NTT Lakukan UNBK

Dia mengatakan, UNBK bisa menekan biaya walaupun pada awalnya pihak sekolah harus mengeluarkan biaya cukup tinggi untuk pengadaan komputer.

"Biaya di awal psti tinggi, tapi selanjutnya tidak lagi. Kalau untuk UNKP, dari awal sampai akhir biaya tetap tinggi. Selain itu, kan komputer bisa dipakai untuk praktek," rincinya.

Terkait jadwal ujian, dikatakan bahwa untuk SMA dan SMK jadwalnya berbeda.

"SMK dari tanggal 25 - 28 Maret 2019. SMA pada tanggal 1, 2, 4, dan 8 April. Kita harap disaat itu listrik tidak padam," harapnya. (*)

Penulis: Lamawuran
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved