Pembebasan Siti Aisyah Puncak dari Proses Panjang Upaya Pemerintah Indonesia

Pembebasan Siti Aisyah Puncak dari Proses Panjang Upaya Pemerintah Indonesia

Pembebasan Siti Aisyah Puncak dari Proses Panjang Upaya Pemerintah Indonesia
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A
Siti Aisyah memberikan keterangan setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (11/3/2019). 

Pembebasan Siti Aisyah Puncak dari Proses Panjang Upaya Pemerintah Indonesia

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Siti Aisyah kini bisa lega dan kembali ke tengah keluarga. Jaksa penuntut umum Malaysia memutuskan menghentikan penuntutan kepada wanita yang dituduh membunuh kim Jong Nam, kakak tiri pimpinan Korea Utara Kim Jong Un. Ia lolos dari ancaman hukuman mati dan akhirnya dibebaskan dari segala tuntutan perkara itu.

"Perasaan saya senang dan bahagia, enggak bisa diungkapin dengan kata-kata," kata Siti kepada wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (11/3/2019).

Dua Kali Jatuh Menewaskan 346 Penumpang dan Awak, FAA Sebut Boeing 737 Max 8 Layak Terbang

Setelah dinyatakan bebas, Siti Aisyah dibawa tim Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) kembali ke Tanah Air.

Juru Bicara Kemenlu, Armanatha Nasir mengatakan, bebasnya Siti merupakan puncak dari proses panjang upaya Pemerintah Indonesia membebaskan Siti dari ancaman hukuman mati di Negeri Jiran.

Putusan Terhadap Eni Maulani Saragih Berkekuatan Hukum Tetap, KPK Tidak Ajukan Banding

Sejak Siti ditangkap pada pertengahan Februari 2017, Presiden Joko Widodo menginstruksikan menteri dan kepala lembaga untuk saling bersinergi mengadvokasi Siti.

"Presiden telah meminta dilakukan koordinasi antara Menlu, Menkumham, Kapolri, Jaksa Agung dan Kepala BIN dalam rangka memberikan pembelaan dan mengupayakan pembebasan Siti," ujar Armanatha, di Kantor Kemenlu, Jakarta, Senin.

Atas instruksi itu, topik Siti selalu dibawa Indonesia ketika melaksanakan pertemuan bilateral dengan Bemerintah Malaysia.

Baik di tingkat kepala negara, wakil kepala negara, maupun pada pertemuan reguler sesama menteri luar negeri.

Puncaknya, pembahasan mengenai pembebasan Siti dibahas dalam pertemuan terakhir Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad di Istana Presiden Bogor, pada 29 Juni 2018.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved