Oknum Kades Mesum di TTU Berpotensi Jadi Tersangka

Oknum kepala desa (kades) di wilayah Kecamatan Bikomi Nilulat yang berinisial, SP yang diduga melakukan persetubuhan anak dibawah umur terhadap YN

Oknum Kades Mesum di TTU Berpotensi Jadi Tersangka
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H, SIK, MH. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Oknum kepala desa (kades) di wilayah Kecamatan Bikomi Nilulat yang berinisial, SP yang diduga melakukan persetubuhan anak dibawah umur terhadap YN berpotensi menjadi tersangka.

Oknum kades dinilai berpotensi menjadi seorang tersangka dalam kasus tersebut setelah pihak Penyidik Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kabupaten TTU melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi, pelaku serta korban.

"Untuk kasau persetubuhan dibawah umur yang diduga dilakukan oleh kepala desa, kita sudah lakukan pemeriksaan beberapa saksi dan ini cukup kuat untuk kita segera lakukan penyidikan," kata Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto kepada Pos Kupang yang ditemui di ruang kerjannya, Senin (11/3/2019) siang.

Saat ini, kata Rishian, pihaknya sementara dalam melakukan proses penetapan tersangka kepada oknum kepala desa yang diduga kuat melakukan persetubuhan anak dibawah umur.

"Tersangka sementara kita periksa, dan sementara kita dalam proses penetapan menjadi tersangka terhadap oknum kepala tersebut," tegasnya.

Rishian menambahkan, untuk kasus yang lain seperti dugaan melakukan tindakan aborsi terhadap korban, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

"Sedangkan untuk kasus yang lain terkait dengan aborsi, ini masih kita dalami lagi, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kita sudah menemukan titik terang," jelasnya.

Saat ini, kata Rishian, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi dalam kasus dugaan persetubuhan anak dibawah umur yang diduga dilakukan oleh salah seorang kades di wilayah Kecamatan Bikomi Nilulat.

Tiga orang saksi yang telah diperiksa oleh pihak Penyidik Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kabupaten TTU yaitu korban YN, istri pelaku SP, dan ibu korban YN.

"Kita sudah periksa tiga orang saksi dalam kasus tersebut. Mereka diantaranya, korban, ibu korban, dan istri pelaku," ungkaonya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved