Sudah Tiga Korban Diterkam Buaya di Malaka Tahun 2019

Konflik manusia dengan buaya di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT hampir terjadi setiap bulan. Selama tahun 2019 sudah tiga kasus buaya menerkam manusia

Sudah Tiga Korban Diterkam Buaya di Malaka Tahun 2019
KOMPAS.com/Tomistoma schlegelii
Ilustrasi buaya 

Sudah Tiga Korban Diterkam Buaya di Malaka Tahun 2019

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN- Konflik manusia dengan buaya di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT hampir terjadi setiap bulan. Selama tahun 2019 sudah terjadi tiga kasus buaya menerkam manusia. Semua korban meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.

Para korban dalam peristiwa tersebut melakukan aktivitas yang sama sebelum dimangsa buaya. Rata-rata korban diterkam buaya saat mencari ikan dan udang di kali atau muara. Proses pencarian korban juga tidak mudah dan cepat. Para korban dicari dalam waktu lebih dari 12 jam.

Berikut data peristiwa dan korban yang diterkam buaya di Kabupaten Malaka selama tahun 2019;

1. Blasius Mali (50), warga Desa Bere Liku, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, diterkam buaya Sabtu (9/3/2019). Korban diterkam buaya saat mencari ikan bersama istri dan cucunya di kali Loodik.

Saat itu, korban masuk ke dalam air kali untuk mencari ikan sedangkan istri dan cucunya berdiri di pinggir kali. Saat sedang mencari ikan, tiba buaya muncul dari dalam air dan langsung menerkam korban.

Setelah menerkam korban, buaya tersebut menghilang bersama dengan korban.

BREAKING NEWS : Lagi-Lagi Warga Malaka Diterkam Buaya

Anak Diterkam Buaya, Si Ayah Marah, Balik Gigit Itu Buaya

2. Bernadeta Hoar (58), warga Dusun Halimalaka, Desa Rabasa Haerain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Bernadeta Hoar (58).

Kejadian ini terjadi di muara Pantai Berasi, Kecamatan Malaka Barat , Senin (28/1/2019) siang.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved