Banjir Bandang Hantam Kecamatan Lewolima, Flores Timur, Enam Rumah Rusak

Banjir bandang melanda pemukiman warga di desa Sinar Hading, Jumat (8/3/2019) menyebabkan enam rumah rusak.

Banjir Bandang Hantam Kecamatan Lewolima, Flores Timur, Enam Rumah Rusak
KOMPAS.com/NANSIANUS TARIS
Rumah warga yang dihantam banjir di Kecamatan Lewolema, Flores, NTT, Jumat (8/3/2019). 

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Banjir bandang melanda pemukiman warga di desa Sinar Hading, Jumat (8/3/2019) menyebabkan enam rumah rusak.

Banjir bandang yang terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan Utara Laut Flores bagian timur, khususnya di sekitar Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, NTT, selama 4-5 jam.

Salah satu korban selamat adalah Adrianus Adong. Dia menuturkan banjir terjadi antara pukul 12.00-13.00 WITA. Sebelumnya, terjadi hujan lebat selama beberapa jam.

Anggota Kopassus yang Gugur Ditembak KKB Berencana Segera Menikah

Adrianus menceritakan kisahnya lolos dari terjangan banjir bandang bersama keluarganya. Menurut dia, saat kejadiandia sedang berada di dalam rumahnya bersama anak dan istrinya. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh seperti suara alat berat hendak melintas.

Ketika menengok ke belakang rumahnya, Adrianus sudah melihat banjir memasuki halaman belakang rumahnya.

Kalahkan New York, London Tetap Jadi Pusat Kekayaan Dunia Tahun 2019

"Cepat sekali antara suara gemuruh dengan banjir memasuki halaman belakang rumah. Seketika tu saya langsung berlari menuju ke arah istri dan anak-anak," katanya saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat.

Bagi Adrianus, bencana banjir bandang ini jadi cobaan terberat lantaran semua harta bendanya terendam banjir. Sementara rumah yang baru ditempatinya selama dua tahun rusak dihempas terjangan banjir.

"Tak ada satupun barang yang bisa saya selamatkan. Motor saya masih terendam banjir dan belum diangkat dari dalam tumpukan lumpur. Rumah saya baru bangun. Kurang lebih baru 2 tahun ini saya tempati," ungkap Adrian terbata-bata.

Kepala Pos Polisi Lewolema Yohanes Dhai mengatakan personel Pospol Lewolema dibantu oleh Anggota Babinsa Kodim 1624 Flores Timur telah melakukan pendataan di rumah warga terdampak banjir bandang.

"Data sementara yang diiventarisir, sekitar enam rumah warga yang mengalami kerusakan. Diantaranya lima unit rumah mengalami kerusakan ringan akibat terendam dan satu unit rumah mengalami kerusakan berat," Jelas Yance

Dai kepada Kompas.com, Jumat (8/3/2019). "Hingga saat ini belum ada laporan terkait korban jiwa. Tak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam bencana ini namun kerugian pasti diperkirakan sangat besar karena selain rumah, perkebunan warga, ternak peliharaan juga mati dan fasilitas sarana publikpun turut mengalami kerusakan akibat banjir bandang," jelas Yance.

Ia mengimbau agar warga untuk terus waspada sebab intensitas curah hujan yang tinggi di kawasan utara Laut Flores dapat menyebabkan adanya banjir bandang susulan.

"Curah hujan masih tinggi. Mengingat secara topografi, pemukiman warga di sini berada di areal perbukitan maka potensi terjadinya longsor susulan di gunung sekitaran desa Kawaliwu dan Lewolema masih bisa terjadi. Sebab itu saya menghimbau kepada segenap masyarakat dan pemerintah desa untuk tetap waspada," katanya. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved