Penutupan RM Sari Bundo, Dinkes Kota Kupang Bentuk Tim Pengawasan

Saya perintahkan segera buat tim. Tim ini dibentuk Dinkes untuk mengecek semua rumah makan dan restoran di Kota Kupang

Penutupan RM Sari Bundo,  Dinkes Kota Kupang Bentuk Tim Pengawasan
POS KUPANG/GECIO VIANA
Rumah Makan Sari Bundo Kuanino, Kota Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang akan membentuk tim pengawasan terhadap rumah makan dan restoran di Kota Kupang.
Pembentukan tim ini menyusul ditemukan adanya ulat dalam daging di Rumah Makan (RM) Sari Bundo di Kelurahan Nunleu, Kota Kupang, Rabu (6/3/2019).

Hal ini disampaikan Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore saat ditemui di sela-sela penyerahan bantuan bagi para korban angin puting beliung di Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Jumat (8/3/2019).

Menurut Jefri, ketika mendapat laporan soal adanya ulat di dalam daging ayam goreng, maka dirinya langsung memerintahkan untuk segera ditutup.

"Saat saya dapat laporan kasus itu, maka saya langsung perintahkan untuk ditutup. Saat ini saya minta pak dokter Ari (Kadis Kesehatan) untuk buat tim pengawasan," kata Jefri.

Dijelaskan, rumah makan itu ditutup sementara sambil pemiliknya memenuhi persyaratan membuka rumah makan dan restoran.

"Saya perintahkan segera buat tim. Tim ini dibentuk Dinkes untuk mengecek semua rumah makan dan restoran di Kota Kupang," katanya.

Sebelumnya Pemkot Kupang menutup RM Sari Bundo karena tidak memiliki sertfikat laik sehat Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man mengatakan, rumah makan itu ditutup sampai seluruh persyaratan dipenuhi baru dibuka kembali atau kembali beroperasi.

"Saat kejadian itu, Dinkes Kota Kupang langsung cek di rumah makan itu,kemudian langsung juga ditutup," kata Hermanus.

Sebelum Tenggelam, Wiwin  Teriak  Minta Tolong kepada Farlo dan Ferdi

Penutupan itu, karena temuan makanan yang tidak layak, karena itu untuk bisa kembali beroperasi apabila semua perayaratan dipenuhi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ary Wijana ,mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Kupang saat mendapat informasi langsung turun ke RM Sari Bundo dan memberi laporan kepada Penjabat Sekda Kota Kupang untuk menutup rumah makan itu.

"Memang benar ada kejadian itu. Tim kami juga menemukan bahwa RM Sari Bundo ini tidak miliki sertifikat layak sehat," kata Ary.

Dijelaskan, karena tidak memiliki sertifikat laik sehat, maka Dinkes Kota Kupang telah melaporkan kepada atasan langsung, yakni Penjabat Sekda Kota Kupang untuk penutupan rumah makan itu.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Kupang, Felixberto Amaral, mengatakan, pihaknya bersama Dinkes Kota Kupang langsung ke RM Sari Bundo untuk mengecek langsung kasus temuan ulat pada daging goreng.

"Jadi rekomendasi penutupan sementara itu sudah dilakukan dan kami akan pantau terus di lapangan," kata Amaral.(*l)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved