Jarak Pandang 30 Centimeter Hambat Pencarian Korban Tenggelam Di Namangkewa, Sikka

Jasad dua korban tenggelam di Pantai Namangkewa, Kabupaten Sikka belum ditemukan. Kondisi air laut yang keruh menyulitkan pencarian jasad korban

Jarak  Pandang  30  Centimeter   Hambat Pencarian Korban  Tenggelam  Di  Namangkewa, Sikka
POS KUPANG/ Eugianus Moa
Suasana pencarian korban tenggelam di Sikka 

Jarak  Pandang  30  Centimeter   Hambat Pencarian Korban  Tenggelam  Di  Namangkewa, Sikka

Laporan  wartawan POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Pencari an   Yakobus Manuel alias Steven (19), dan Wiwin  Marianto  Mitang alias Wiwin (22), tenggelam   Kamis   (7/3/2019) pagi di  Dermaga  Fery Namangkewa,   7 Km  arah  timur Kota Maumere, Pulau  Flores,  Propinsi Nusa Tenggara  Timur  (NTT) di  hari kedua,  Jumat  (8/3/2019) belum membuahkan hasil.

Kondisi air  laut yang  keruh  dalam   jarak pandang  30 centimeter  menjadi  hambatan   dalam penyelaman.    

Pencarian  hari   kedua melibatkan tim   gabungan   dari  Kantor  Pencarian  dan Pertolongan  Kelas B Maumere, Lanal maumere, Polres sikka, Brimob, Kodim Sikka, BPB, Dinas Perhubungan Sikka, Tagana, dan  warga setempat.    

Pencarian Korban Tenggelam di Kewapante Sikka Terhambat Gelombang dan Angin Kencang

Sudah Lima Korban Tenggelam di Pantai Namangkewa

Tim  gabungan  SAR  menjelaskan  upaya  pencarian  kepada keluarga korban,  Jumat siang di Terminal  Dermaga  Fery Namangkewa.

Kepala  Sub Seksi Operasi  Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Isran Anshari  mengharapkan sinergi tim gabungan bisa  menemukan   hasil.

“Kami  harapkan dukungan dari seluruh masyarakat, sehingga tim pencari bisa diberikan kemudahan. Pencarian di darat dan laut menjaga keselamatan para pencari,”  ujar  Isran.

Ia   menjelaskan, pencarian  di laut  melibatkan empat perahu karet dan tim penyelaman,  selain  penyisiran di pesisir dan meminta bantuan semua nelayan  di  wilayah Kabupaten Sikka. Apabila  menemukan atau melihat agar mereka segera melaporkannya.

 “Harapannya kepada  keluarga korban tetap bersabar dan berdoa mudah-mudahan dapat diberikan kelancaran pencarian,” ujar Isran.

Linus Minta Tolong Tim SAR Temukan Anaknya

4 Kejadian Bocah Tenggelam Secara Tragis di NTT Ini Pernah Hebohkan Masyarakat, Tempatnya Bervariasi

Perwakilan Lanal  Maumere, Letda Laut(p) Sugiarko,  mengatakan tim  gabungan  bekerja keras melakukan pencarian.

“Kami akan berusaha semaksimal mencari walupun  gelombang dan di dalam air jarak pandang sangat terbatas sekalih. Kita menyelam dengan jarak pandang 30 centimeter dan merabah menggunakan tangan karena tidak bisa melihat,”  ujar Sugiarko.

Ia  mengharapkan keluarga korban bisa membantu kami tim gabungan dalam melakukan pencarin agar korban bisa ditemukan.(*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved