Kepolisian Panggil Menteri Keuangan Diduga terkait Skandal Bendungan

Kepolisian Kenya kembali memanggil untuk kedua kalinya Menteri Keuangan Henry Rotich guna dimintai keterangan.

Kepolisian Panggil Menteri Keuangan Diduga terkait Skandal Bendungan
(Reuters)
Petugas berupaya mencari korban akibat ambrolnya bendungan Patel di perkebunan bunga Lembah Rift, Kenya, pada Kamis (10/5/2018) pasca-hujan deras beberapa minggu ini yang menciptakan "lautan air" menghantam dua desa, dan menewaskan sedikit-dikitnya 32 warga tewas di hari Rabu (9/5/2018). 

POS KUPANG.COM - - Kepolisian Kenya kembali memanggil untuk kedua kalinya Menteri Keuangan Henry Rotich guna dimintai keterangan.

Pemanggilan tersebut terkait dengan skandal ratusan juta dolar AS yang mencakup pembayaran awal dua proyek bendungan, kata kepala Direktorat Penyelidikan Kejahatan (DCI).

DCI mengatakan pekan lalu pihaknya sedang menyelidiki apa yang digambarkannya sebagai konstruksi fiktif dua bendungan bernilai 630 juta dolar AS. Sejumlah pembayaran telah dilakukan meskipun bendungan tak kunjung dibangun, kata dia.

Rotich tidak bisa langsung dihubungi untuk berkomentar, namun dalam penyataan yang dipublikasi media setempat pada Minggu, dia mengatakan bahwa hingga 198 juta dolar telah dibayarkan sebagai uang muka. Pembayaran uang muka untuk konstruksi bendungan Arror dan Kimwarer telah diberikan ke berbagai perusahaan.

Ini Hasil Liga Champions, Real Madrid Tersisih, Ajax dan Tottenham Lolos

BREAKING NEWS: Pelaku Curanmor MN Dibekuk Tim Gabungan Buser di Sumba Timur

Menurutnya pembayaran tersebut sudah sesuai dengan prosedur hukum.

"Dia harus menjawab beberapa pertanyaan," ujar kepala DCI George Kinoti kepada Reuters melalui pesan singkat pada Senin malam.

Rotich tiba di markas Direktorat Penyelidikan Kriminal di Nairobi sekitar pukul 6 Selasa pagi, demikian informasi polisi yang berjaga di luar markas kepada Reuters.
(*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved