Ini Pesan RD Kris Saku Buat Umat Katolik di Kapela Matani

Ribuan umat Katolik dari berbagai penjuru mendatangi Kapela St. Kristoforus-Matani, Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang

Ini Pesan RD Kris Saku Buat Umat Katolik di Kapela Matani
ISTIMEWA
Ilustrasi Misa Rabu Abu

Ini Pesan RD Kris Saku Buat Umat Katolik di Kapela Matani

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I PENFUI- Ribuan umat Katolik dari berbagai penjuru mendatangi  Kapela St. Kristoforus-Matani, Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang, Rabu (6/3/2019).

Kehadiran umat ini terkait perayaan Rabu Abu menandakan awal dimulainya masa Pra Paskah sebagai tradisi Umat Katolik seluruh dunia. Perayaan ekaristi yang dimulai Pukul 17.00 Wita ini dipimpin Pastor Paroki Geraja Katolik St. Yoseph Pekerja Penfui, RD Kris Saku.

Pantauan POS KUPANG.COM, sebelum perayaan ekaristi dimulai, wilayah Penfui Timur sempat diguyur hujan. Walaupun begitu, tidak menyurutkan langkah umat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa untuk mengikuti perayaan.

Ribuan Umat Katolik Di Ende Ikut Misa Rabu Abu

FORKOMA Minta Umat Katolik Harus Implementasikan Langkah Paus Fransiskus

Kehadiran umat yang begitu banyak membuat kursi, bangku yang disiapkan tidak mencukupi. Umat yang tidak kebagian tempat duduk terpaksa selama perayaan hanya berdiri.

Suasana perayaan Rabu Abu di kapela ini berjalan aman dan lancar hingga selesai pukul 19.00 Wita.

RD Kris Saku dalam homilinya menegaskan, tradisi Agama Katolik ketika memulai masa pra Paskah diawali dengan perayaan Rabu Abu.

Umat Katolik diberikan tanda salib pada kening yang merupakan awal masa Pra-Paskah, periode pertobatan dan refleksi selama 40 hari yang memperingati pencobaan dan pergumulan yang dihadapi Yesus.

Pada masa Pra Paskah biasa ada puasa dan pantang yang dilakukan umat berupa pantang makanan atau daging. Namun, katanya, makna berpuasa bisa dilakukan dengan pantang suatu kebiasaan.

Umat Katolik Menyambut Penuh Sukacita Penetapan Mgr Ewal Jadi Uskup Maumere

"Misalnya seorang istri marah kepada suami karena merokok. Kebiasaan seperti ini bisa menjadi bagian dari puasa dan pantang. Selain itu diharapkan selama pra paskah umat bisa memberikan perhatian pada sesama manusia yang membutuhkan bantuan. Pesan saya semoga masa pra paskah ini membawa berkat berlimpah," ujar RD Kris.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved