Diadukan Warganya terkait Dugaan Korupsi, Kades Noinbila Santai-Santai Saja

Memang pekerjaan tersebut sempat terjadi kekurangan volume pekerjaan, terapi sudah diselesaikan oleh suplaiernya jadi tidak ada masalah lagi

Diadukan Warganya terkait Dugaan Korupsi, Kades Noinbila Santai-Santai Saja
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak Ketua TPK Desa Noinbila, Yeri Iwan Tasekeb sedang menunjukkan jalan lapen yang dikerjakan dengan menggunakan dana desa tahun 2018

Diadukan Warganya terkait Dugaan Korupsi, Kades Noinbila Santai-Santai Saja

POS-KUPANG.COM|SOE-- Kepala Desa Noinbila, Martenci Loasana menganggapi santai pengaduan warganya, Neki Nope dan beberapa warga lainnya terkait dugaan korupsi pengelolaan dana desa tahun 2018 lalu ke kantor Kejari TTS.

Martenci diadukan atas dua dugaan korupsi yaitu, pembangunan jalan desa dengan jenis pengerjaan jalan lapen sepanjang 385 meter dan belum dibayarnya hock para pekerja dan mandor senilai 38 juta.

Kepada pos Kupang, Rabu (6/3/2019) di ruang kerjanya, Martenci mengatakan, proses pekerjaan jalan lapen yang menelan anggaran senilai 226 juta sudah rampung dikerjakan.

Setelah Karna Su Sayang, Lagu Terbaru Near feat Bianca Da Silva Viral, Sampai di Repost Saykoji!

Jangan Senang Dulu, Tidak Semua Pengangguran Bisa Dapat Kartu Pra Kerja, Simak Penjelasan Moeldoko

Teeneger: Cukup Rumah Saja Yang Kena Puting Beliung Ya Hubungan Kita Jangan Dong

Ia menjelaskan, sempat terjadi kekurangan volume pekerjaan sepanjang 97 meter, namun sudah diselesaikan oleh suplaier, CV Mega Global Resource dan hak suplaier pun sudah dibayarkan seluruhnya.

" Memang pekerjaan tersebut sempat terjadi kekurangan volume pekerjaan, terapi sudah diselesaikan oleh suplaiernya jadi tidak ada masalah lagi," ungkap Martenci.

Ketika disinggung terkait tudingan hock pekerja dan mandor senilai 38 juta yang belum dibayarkan, Martenci membantah hal tersebut. Ia menegaskan jika hock hak pekerja dan mandor sudah selesai dibayarkan.

" Ini kuitansi pembayaran dari bendahara desa ke TPK. Nanti dari TPK yang bayar hocknya para pekerja," jelasnya.

Ketua TPK Desa Noinbila, Yeri Iwan Tasekeb menambahkan, jika hock 30 pekerja dan buruh sudah dibayarkan di kantor desa. Dirinya mengaku, memiliki bukti pembayaran hock para pekerja.

" Memang pertama kita bayar 10 orang punya, kemudian menyusul yang 20 punya dibayarkan di kantor desa. Saya punya bukti pembayaran semua," tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved