Berita Kota Kupang Terkini

PLN Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan 3400 pelanggan Pasca Angin Puting Beliung di Liliba

PLN UIW NTT menurunkan 20 personil yang tergabung dalam empat regu untuk melakukan perbaikan instalasi listrik dan gardu yang rusak puting beliung

PLN Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan 3400 pelanggan Pasca Angin Puting Beliung di Liliba
PLN UIW NTT
Petugas PLN UIW NTT perbaiki instalasi listrik pasca puting beliung di Liliba 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello

POS-KUPANG.COM |KUPANG - PLN Berhasil memulihkan 42 gardu listrik yang terkena bencana dan jaringan listrik dari 3400 pelanggan. General Manajer (GM) PT PLN UIW NTT, Ignatius Rendroyoko melalui rilis yang diterima dari tim komunikasi PLN UIW NTT, Senin (4/3/2019).

Dijelaskannya, 43 gardu tersebut yakni pukul 14.19 Wita dimana 28 gardu sudah normal pukul 14.20 dan sorenya 12 gardu pukul 16.59 dan 2 gardu pada pukul 20.00 Wita pasca puting beliung menerjang dan memporak-porandakan rumah warga di Liliba, Kota Kupang, Kamis (28/2/2019). Ignatius Rendroyoko langsung mengerahkan 20 personel dan sudah berhasil memulihkan kelistrikan,

"Saat hari H, kami sudah dihubungi dan hari itu juga meminta petugas PLN standby. Empat regu turun memulihkan jaringan sampai dengan rumah warga dan sudah 3400 pelanggan yang dibantu sisanya sampai hari ini sekitar 20an warga karena rumahnya diperbaiki dahulu rumahnya baru instalasi terpasang kembali," jelas Rendroyoko.

Profesor Ganteng Ini Menuai Pujian karena Gendong Bayi Saat Berikan Kuliah

Arman Jaya, Hilda Manafe, dan Kornelis Soi Belum Ambil APK di KPU NTT

Lurah Liliba, Viktor Makoni menyampaikan terima kasih PLN yang standby 4 regu menangani jaringan di setiap rumah yang bermasalah sehingga sudah selesai

"Saat kejadian kami dihubungi ketua RT 27 yang terkena dampak dan segera langsung menghubungi PLN dan langsung ke TKP dan untuk di Liliba terjadi di 13 RT dan paling parah di 3 RT yaitu RT 27,26 dan 18 beserta Penfui. dan kami masyarakat sangat terbantu karena kehadiran pak Dandim, TNI, Polri, dan PLN juga," kata Viktor, Senin, (4/3/2019).

Dandim Kupang sebagai wakil ketua tim penanggulangan bencana mengatakan, saat kejadian, faktor nyawa lebih penting. "Jadi kami meminta untuk padamkan listrik agar pemulihan cepat. Bencana ini telah merusak 162 rumah warga di sekitar Liliba dari 184 total, termasuk di Penfui," ujarnya.
Menurutnya, masalah tanggap darurat sudah dicanangkan walikota selama delapan hari sampai dengan tanggal 8 Maret 2019.

"Untuk itu sangat membutuhkan kehadiran stakeholder untuk bersama mendukung kegiatan ini. Salah satunya dari PLN mendukung posko penerangan karena instalasi disini, masih menggunakan genzet secara darurat yang membutuhkan waktu 1x24 jam," kata FX Aprilian Setyo. (*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved