Di Kabupaten TTU, Bendahara Desa Nifunenas Diminta Segera Kembalikan Dana Desa

berdasarkan pemeriksaan dari pihak kepolisian menyatakan bahwa dana desa tersebut tidak dicuri, melainkan telah dipinjamkan kepada masyarakat di desa

Di Kabupaten TTU, Bendahara Desa Nifunenas Diminta Segera Kembalikan Dana Desa
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/
Kepala Dinas PMD Kabupaten TTU, David Juandi. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten TTU, David Juandi meminta kepada Bendahara Desa Nifunenas mengembalikan dana desa yang sempat dilaporkan dicuri kepada pihak kepolisian.

Pasalnya berdasarkan pemeriksaan dari pihak kepolisian menyatakan bahwa dana desa tersebut tidak dicuri, melainkan telah dipinjamkan kepada masyarakat di desa setempat.

Selain memberikan pinjaman kepada masyarakat, dana desa tersebut juga telah dibelanjakan oleh bendahara desa dalam rangka pengadaan material proyek.

"Sehingga saya minta supaya uang itu harus dikembalikan agar dapat digunakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan," kata David kepada Pos Kupang di ruang kerjannya, Selasa (4/3/2019).

BREAKING NEWS: DBD Masih Berkecamuk di Sumba Timur, 15 Orang Meninggal Dunia

David meminta kepada bendahara dan PPK agar tidak membohongi masyarakat dengan menyatakan bahwa dana desa tersebut dicuri padahal telah dipinjamkan kepada masyarakat.

David menambahkan, atas perbuatan dari bendahara desa, maka pihak inspektorat akan melakukan pemeriksaan kepada oknum yang bersangkutan agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Jika diperiksa apabila dana tidak dicuri melainkan dipinjamkan kepada masyarakat, maka yang bersangkutan harus kembalikan uang itu supaya bisa digunakan sesuai dengan rencana awalnya," terangnya.

Selain itu, tegas David, atas perbuatannya tersebut, pihaknya juga akan memberikan masukan kepada Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes agar dapat memberikan keputusan atas perbuatan yang bersangkutan.

"Apakah nanti diberhentikan sementara atau bagaimana, atau masyarakat sudah tidak mau lagi dengan mereka kita rapat dan usulkan supaya diberhentikan. Kalau tidak kita beri pembinaan," ujarnya. (*))

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved