Oknum Kades yang Diduga Melakukan Persetubuhan Anak Dibawah Umur Terancam Dipecat

proses pemberhentian terhadap oknum kades tersebut dilakukan meskipun pihaknya belum mendapatkan laporan dari masyarakat

Oknum Kades yang Diduga Melakukan Persetubuhan Anak Dibawah Umur Terancam Dipecat
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala Dinas PMD Kabupaten TTU, Juandi David. 

Oknum Kades yang Diduga Melakukan Persetubuhan Anak Dibawah Umur Terancam Dipecat

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-SP, salah seorang oknum kepala desa (kades) di wilayah Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), yang diduga melakukan perbuatan persetubuhan anak dibawah umur terancam diberhentikan (dipecat).

Pemberhentian oknum kades mesum tersebut sudah termuat di dalam peraturan daerah (perda) yang mengatakan bahwa apabila kepala desa terlibat dalam kasus persetubuhan anak dibawah umur maka akan diberhentikan.

Penegasan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten TTU, David Juandi kepada Pos Kupang di ruang kerjanya, Senin (4/3/2019) siang.

David mengatakan, proses pemberhentian terhadap oknum kades tersebut dilakukan meskipun pihaknya belum mendapatkan laporan dari masyarakat atau pihak kepolisian setempat.

Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Gagalkan 145 Liter Penyelundupan BBM

Bupati Nagekeo Ingin RSD Aeramo Jadi Hospital Tourism

Posyandu Paling Mentereng di NTT Ada di Waidoko Apotik Agradece

"Kalau dalam ketentuan perda itu jelas. Salah satu poin di pasal berapa saya lupa, tetapi apabila ada kasus yang seperti begitu diproses untuk diberhentikan. Itu walaupun tidak ada laporan tapi kalau kita yang tau, kita turun periksa, kalau terbukti, kita ajukan untuk diberhentikan," ungkapnya.

David menambahkan, setelah mendapat informasi mengenai dugaan kepala desa melakukan persetubuhan anak dibawah umur, dirinya akan memerintahkan staf untuk melakukan pemeriksaan dilapangan.

"Terkait dengan persoalan ini, mungkin satu atau dua hari ini kita segera turun. Kalau memang ternyata kasus ini benar maka dia diajukan untuk diberhentikan," tegasnya.

David menambahkan, tidak ada yang bisa dipertahankan lagi dari seorang kepala desa yang telah melakukan kegiatan mesum yang tidak terpuji kepada anak dibawah umur tersebut.

"Melakukan persetubuhan anak dibawah umur itu sangat luar biasa hukumannya. Baru kepala desa yang melakukannya lagi. Dan itu ketentuannya sudah jelas bahwa harus diberhentikan," tegasnya.

Diberitakan sebelnya, salah seorang Kades di Kecamatan Bikomi Ninulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diduga kuat melakukan persetubuhan anak dibawa umur.

Anak dibawah umur tersebut diketahui berinisial YN dan saat ini telah berumur 17 tahun. Sedangkan pelaku persetubuhan berinisial SP dan saat ini menjabat sebagai kepala desa.

Jennie BLACKPINK Baru Saja Dilamar Seorang Penggemar, Tanggapannya Positif, Rose pun Kena Efeknya

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini menyebutkan, dugaan kasus persetubuhan itu terjadi sekitar tiga tahun lalu tepatnya pada tahun 2016.

Pada saat itu, YN yang masih berstatus anak dibawah umur di setubuhi oleh SP sebanyak tiga kali. Tak tau malu, oknum kades mesum itu, melakukan perbuatan tak terpuji itu di rumah jabatan kepala desa.

Saat ini kasus dugaan persetubuhan anak dibawah umur yang diduga dilakukan oleh kades tersebut sedang ditangani oleh pihak Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten TTU. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved