9 Pernyataan & Kebijakan Kontroversi Gubernur NTT Viktor Laiskodat: English Day & Ancam Tutup Sotis

9 Pernyataan & Kebijakan Kontroversi Gubernur NTT Viktor Laiskodat: English Day & Ancam Tutup Sotis

9 Pernyataan & Kebijakan Kontroversi Gubernur NTT Viktor Laiskodat: English Day & Ancam Tutup Sotis
Kompas.com/KOMPAS.com/INDRA AKUNTONO
9 Pernyataan & Kebijakan Kontroversi Gubernur NTT Viktor Laiskodat: English Day & Ancam Tutup Sotis 

Dikatakan, jangan sampai dengan cara kerja ASN yang datang apel pagi, kemudian pulang makan dan langsung tidur.

"Ini kita harapkan agar semua bekerja dan punya kemampuan bergerak dengan baik.NTT punya mimpi NTT bangkit menuju sejahtera,dan itu bukan slogan,"katanya.

Terkait para pimpinan OPD atau kepala dinas, ia mengatakan, apabila ada kepala dinas tidak masuk dan jarang masuk kantor tidak dan laporan, maka tolong diinformasikan ke gubernur.

"Jadi kalau kepala dinas tidak masuk dan‎ tidak ada laporan,maka tolong SMS gubernur. Biar ini kita lakukan agar ada check and ballance. Gubernur juga kalau tidak masuk, ‎lapor kemana,jangan sampai ada cek lapangan," ucapnya.

Kunjungi Korban Bencana Puting Beliung, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Langsung Pesan Bahan Bangunan

Tak Tertib Mengurus Sampah dan Limbah, Lippo Mall Kupang Terancam Ditutup Gubernur Viktor Laiskodat

HBD Mr. Viktor Laiskodat, Gubernur NTT, Begini Cara Warga NTT Beri Ucapan

2. Legalkan miras

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat angkat bicara soal rencananya melegalkan minuman keras (miras) lokal.

Viktor pun meluruskan opini masyarakat yang mengatakan seolah-olah dirinya ingin melegalkan miras.

Menurut Viktor, yang ia atur adalah tata niaganya untuk memenuhi standar aturan yang berlaku.

Pengaturan tata niaga miras lokal ini nantinya bisa bermanfaat bagi perekonomian masyarakat tanpa melanggar ketentuan yang berlaku. 
Mulai dari standar alkohol, tempat penjualan hingga usia pengguna alkohol itu sendiri.

"Tata niaganya yang kita atur. Mulai dari tata caranya, produksinya, standar alkohol, tempat penjualan hingga usia pengguna. Kita ingin miras lokal asal NTT juga mempunyai tempat. Ini produk kita seperti di Manado. Bahkan kita kalah satu langkah dari Manado. Padahal kita yang lebih dahulu wacanakan ini," ungkap Viktor, Rabu (16/1/2019).

Halaman
1234
Penulis: Eflin Rote
Editor: Eflin Rote
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved