Polisi: 34 Kapal yang Terbakar di Muara Baru Tak Berasuransi, Ini Alasannya

Tiga puluh empat Kapal Nelayan yang terbakar di Pelabuhan Perikanan Samudra Nizam Zachman pada Sabtu (23/2/2019) tidak ditanggung oleh Asuransi.

Polisi: 34 Kapal yang Terbakar di Muara Baru Tak Berasuransi, Ini Alasannya
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Kebakaran kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (23/2/2019) malam. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Tiga puluh empat Kapal Nelayan yang terbakar di Pelabuhan Perikanan Samudra Nizam Zachman pada Sabtu (23/2/2019) tidak ditanggung oleh Asuransi.

Kasat Reksrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruk Rozi mengatakan, seluruh kapal berbahan kayu di pelabuhan tersebut tidak ditanggung asuransi karena tidak dibuat di pabrik resmi.

"Kami sudah cek, kapal kayu itu enggak bisa diasuransikan karena kapal kayu itu dibuat enggak berdasarkan pabrik resmi. Siapa yang jamin keamanannya?" kata Faruk di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (2/3/2019).

Ditangkap Polsek Menteng karena Mengkonsumsi Narkoba, Ini Penjelasan Sandy Tumiwa

Faruk menuturkan, sebuah sertifikasi atau standar keamanan diperlukan apabila sebuah barang ingin diasuransikan, sedangkan kapal-kapal itu tidak mempunyai standar yang jelas.

Oleh karena itu, kata Faruk, tidak ada faktor kesengajaan dalam kebakaran di Muara Baru tersebut dengan tujuan memperoleh uang hasil asuransi kapal.

Didaulat Sebagai Koordinator Demokrat Wilayah Timur, Soekarwo Siapkan Sejumlah Strategi

"Motif ekonomi membakar diri itu enggak ada, murni mereka itu tidak sadar," kata Faruk.

Adapun kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 23,4 miliar. Angka itu baru didapat dari 20 pemilik kapal yang telah diperiksa.

Jumlah tersebut masih dapat bertambah bila 14 pemilik kapal lainnya telah diperiksa dan melaporkan kerugiannya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran yang menghanguskan 34 kapal ini terjadi Sabtu (23/2/2019), sekira pukul 15.16. Api baru bisa dipadamkan pada pukul 05.16 keesokan harinya.

Polisi telah menetapkan tiga tersangka kebakaran kapal di Pelabuhan Muara Baru yaitu Sugih (tukang las di Kapal Artamina Jaya), Wilis (mandor las), dan Tino (nakhoda kapal).

Ketiganya dianggap lalai saat melakukan pengelasan di kapal Artamina Jaya yang percikan apinya menyebabkan kebakaran hebat tersebut. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved