Pemprov NTT Perjuangkan Sertifikat Indikasi Geografis Tenun Ikat

Miris, hingga tenun ikat NTT belum miliki sertifikat geografis. Jangan kaget tiba-tiba tenun sumba tapi hak paten Jepara.

Pemprov NTT Perjuangkan Sertifikat Indikasi Geografis Tenun Ikat
POS-KUPANG.COM/ LAMAWURAN AMBUGA
festival sarung tenunan khas NTT

Pemprov NTT Perjuangkan Sertifikat Indikasi Geografis Tenun Ikat

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala Biro (Karo) Humas Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, mengatakan bahwa saat ini pemerintah provinsi (Pemprov) NTT sedang memperjuangkan perolehan Sertifikat Indikasi Geografis Tenun Ikat.

"Saat ini sedang diperjuangkan," katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Kota Kupang, Sabtu (2/3/2019).

Dia katakan, sertifikat indikasi geografis ini penting, karena menjadi pengakuan khusus terhadap karya tenun itu.

Festival Sarung Tenunan Khas NTT, Bentuk Penghargaan Imaginasi Artistik Leluhur

Semarak Tarian Daerah Massal di Festival Sarung dan Musik

"Kita tidak ingin karya kita dijiplak oleh orang lain dari daerah lain," ujarnya.

Peserta  Festival Sarung Khas NTT
Peserta Festival Sarung Khas NTT (POS-KUPANG.COM/ LAMAWURAN AMBUGA)

Karena itu, dia mengutuk keras para plagiator yang dengan sembunyi-sembunyi menjiplak karya tenun asal NTT.

Untuk diketahui, produk Indikasi Geografis adalah produk yang dilindungi suatu tanda menunjukkan daerah asal suatu barang, yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan ciri dan kualitas tertentu pada barang yang dihasilkan.

Penulis: Lamawuran
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved