Hujan Lebat Kembali Guyur Lewoleba, Kabupaten Lembata

Hujan lebat kembali mengguyur Kota Lewoleba dan sekitarnya setelah sempat terhenti cukup lama.

Hujan Lebat  Kembali Guyur Lewoleba, Kabupaten Lembata
POS-KUPANG.COM/ FRANS kROWIN
Hujan guyur Lewoleba, Kabupaten Lembata 

Hujan Lebat  Kembali Guyur Lewoleba, Kabupaten Lembata

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM |  LEWOLEBA - Hujan lebat kembali mengguyur Kota Lewoleba dan sekitarnya setelah sempat terhenti cukup lama. Hujan cukup membuat  aktivitas di ibukota Kabupaten Lembata itu terhenti sejenak. 

Hujan yang mengguyur kota ini sama sekali tak diperkirakan sebelumnya. Sebab sejak pagi hingga siang hari, panas terik memanggang kota tersebut.

Kota yang panas itu sempat diselimuti mendung tipis beberapa saat lamanya. Tapi sesaat kemudian, panasnya matahari kembali membakar kota itu.

Sekira pukul 13.30 Wita, tiba-tiba terdengar bunyi guntur yang cukup dahsyat di bagian barat Lewoleba. Rupanya saat itu hujan lebat sedang terjadi di bagian barat dan selatan kota itu. Sementara mendung tebal sedang berarak dari gunung Ile Boleng di Adonara menuju Lewoleba.

Waspada! Dua Kota di NTT Ini Berpotensi Terjadi Hujan Lebat Disertai Petir

Warga Ruteng Dimintai Waspada Terhadap Potensi Hujan Lebat Disertai Petir

Sekitar setengah jam kemudian, tepatnya pukul 14.00 Wita, hujan lebat pun mengguyur kota Lewoleba.

Sejumlah warga menyebut, hujan lebat itu sesungguhnya terjadi sejak Sabtu (2/3/2019) dini hari. Hanya saja hujan itu bersifat lokal. Dan, hujan lokal itu hanya terjadi di wilayah timur Lewoleba, mulai dari Lamahora, Kelurahan Lewoleba Timur, hingga di luar kota.

"Tahun ini, hujan sangat kurang. Mestinya Januari-Februari itu musim barat besar, dimana hujan lebat dan gelombang laut juga sangat tinggi sehingga warga tidak bisa bepergian. Tapi tahun ini, selama rentang waktu yang ada, hujan sangat kurang, dan warga pun bebas bepergian menggunakan perahu motot. Ini sesuatu yang tidak biasanya," ujar Petrus Molan kepada Pos Kupang.Com, Sabtu.(2/3/2019).

Petrus Molan merupakan warga asal desa Lusiduawutun, Kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata. Molan datang ke Lewoleba untuk berbelanja barang kebutuhan rumah tangga. Ia ke Lewoleba menggunakan bus dan turun di Pasar Pada lalu berbelanja di Pertokoan Lewoleba. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved