Dampingan BI, KSU Lembah Hijau Produksi 100 Kg Kopi Per Bulan

KSU Lembah Hijau berdiri sejak 2015 dengan mengelolah produk Kopi bubuk, "Aroma Kopi Sumba".

Dampingan BI, KSU Lembah Hijau Produksi 100 Kg Kopi Per Bulan
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Putra (kiri) dan Olan(kanan) tengah berpose sambil mempromosikan coklat dan teh kelor di area Car Free Day, Sabtu (2/3/2019). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - KSU Lembah Hijau berdiri sejak 2015 dengan mengelolah produk Kopi bubuk, "Aroma Kopi Sumba".

Awalnya KSU ini mengalami kesulitan, karena tidak diterima untuk masuk ke toko-toko yang ada di Kabupaten Sumba Barat Daya maupun Sumba Barat.

Hal ini disebabkan karena P-IRT belum ada dan kemasannya belum begitu menarik. Dari situlah KSU ini mulai berbenah untuk bisa masuk ke pasaran. Akhirnya segala usaha pun berbuah manis karena KSU pun telah memiliki P-IRT dan mempunyai pelanggan tetap di toko Quen Rose, Dessa Dobba di Sumba Barat, Yent Mart, Toko Anggreg dan Hotel Sinar Tambolaka di Sumba Barat Daya.

Gubernur Laiskodat Moratorium Tambang, Tujuh Izin Tambang Batuan Diterbitkan Tahun Ini

Ketua KSU Lembah Hijau, Ny. Elisabeth Malo, ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Sabtu (2/3/2019), mengatakan, KSU ini merupakan salah satu dampingan Bank Indonesia.

Bank Indonesia telah memberikan bantuan alat roaster dan penggiling kopi bubuk. "Alat roaster dan giling berperan penting dalam kemajuan hasil olahan produk kopi. Selain itu juga membiayai pelatihan roasting dan membiayai pameran Kompas TV tingkat nasional di Jakarta. BI juga beberapa kali melakukan sosialisi di kelompok kami," tuturnya.

Bhayangkari Ngada Bagikan Nasi Bungkus kepada Penunggu Pasien di RSUD Bajawa

Sejauh ini, kata Ny. Elis, terkait pemasaran Aroma Kopi Sumba masih dalam seputaran Sumba saja. Bila keluar dari Sumba itu hanya sebatas pesanan oleh-oleh.

Tapi saat ini kelompok tengah melakukan komunikasi dengan Transmart Kupang agar produk lokal ini bisa mendapat tempat di pasar moderen tersebut.

Dalam sebulan kelompok ini bisa memproduksi 100 kg kopi. Sedangkan tahun lalu kelompok telah memproduksi 1.476 kg.

Aroma Kopi Sumba ini dipasarkan dengan harga Rp 25.000 untuk 200 gram kopi bubuk.
Kelompok ini juga pernah meraih juara 2 lomba uji cita rasa tingkat nasional yang di selenggarakan oleh KKSI di Jakarta. (Laporan Repoter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved