Personel Ditpolair Polda NTT Amankan Tiga Nelayan yang Bawa Bahan Peledak

Ikut diamankan juga tiga unit HP milik para tersangka masing-masing satu unit HP nokia warna hitam

Personel Ditpolair Polda NTT Amankan Tiga Nelayan yang Bawa Bahan Peledak
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast 

Personel Ditpolair Polda NTT Amankan Tiga Nelayan yang Bawa Bahan Peledak

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Personel Direktorat Polair Polda NTT mengamankan tiga orang nelayan yang membawa bahan peledak untuk menangkap ikan, Sabtu (23/2/19).

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K. membenarkan bahwa pada Sabtu (23/2/19) pagi sekira pukul 08.15 Wita, tim dari Sie Lidik Subdit Gakkum bersama crew KP Timor-3016 Ditpolairud Polda NTT saat melakukan patroli di wilayah perairan Pantai Baru kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao, pada posisi 10º 32’ 748” LS – 123º 13’ 426” BT.

“Ketiga nelayan yang diamankan masing-masing berinisial MM (28), warga Pantai Baru Desa Tesabela Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao, HA (20), nelayan asal desa Oenggae Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao dan SB (30), nelayan asal desa Oenggae kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao," Jelas Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K. dalam siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM pada Kamis (28/2/2019) malam.

Para tersangka, lanjut Kombes Pol Jules,  diamankan petugas saat hendak melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak tersebut di sekitar perairan Pantai Baru Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao.

Tagana NTT Masak dan Bagi Makanan Untuk Korban Puting Beliung di Liliba

La Nyalla Mattalitti Tegaskan Tidak Perlu Ada KLB PSSI, Begini Alasannya

Bawaslu Kabupaten Kupang Perkuat Pengawasan Partisipatif

Kasus Penikaman di Belu: Motif Awalnya Pelaku Tersinggung

Atas kejadian tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit kapal tanpa nama, satu unit sampan, dua buah bom rakitan, tiga bungkus plastik campuran pupuk cantik dan minyak tanah.

Selain itu, diamankan juga sebanyak enam buah kep, delapan buah sumbu, 13 buah kep yang belum jadi, dua buah korek api gas, satu bungkus plastik campuran pupuk cantik dan serbuk korek api serta satu bungkus plastik serbuk korek api.

Dikatakannya, petugas juga mengamankan empat gulungan benang, 10 pack korek api, satu  plastik obat nyamuk bakar, satu buah gunting, satu botol bekas coco pandan ukuran besar, satu botol bekas bir hitam ukuran sedang, tiga botol bir bintang ukuran sedang, tujuh botol bir bintang ukuran besar, satu buah waring, satu buah pukat, satu gulungan selang kompresor, satu unit kompresor, satu buah dayung, dua buah senter kepala, satu buah cool box.

Ikut diamankan juga tiga unit HP milik para tersangka masing-masing satu unit HP nokia warna hitam, satu unit HP Mito warna hitam dan satu unit HP Mito warna putih.

Kepala Desa Jalin Hubungan Gelap dengan ABG, Bercumbu di Rumah Dinas hingga Paksa Aborsi

Satgas Yonmex 741/GN Gelar Donor Darah Bagi Masyarakat di Perbatasan

Polisi Buru Satu Pelaku Pemerkosa Siswi SMA di Kupang

“Sementara kasus ini sedang ditangani penyidik Ditpolairud Polda NTT dengan laporan polisi nomor LP/01/II/2019/Polda NTT/Ditpolairud tanggal 23 Februari 2019, ketiga tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat (1) Undang-Undang nomor 12 tahun 1951 junto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara maksimal 20 tahun," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved