Kasus Penikaman di Belu: Motif Awalnya Pelaku Tersinggung

Polisi terus mendalami kasus penikaman tersebut. Pelaku sudah ditahan di Mapolres Belu untuk proses hukum selanjutnya.

Kasus Penikaman di Belu: Motif Awalnya Pelaku Tersinggung
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Pelaku penikaman ibu kandung, JPDS saat digiring ke Polres Belu, Kamis (28/2/2019). 

Kasus Penikaman di Belu: Motif Awalnya Pelaku Tersinggung

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Dari keterangan yang diperoleh penyidik Polres Belu menyebutkan, pelaku penikaman ibu kandung, JPDS (16) merasa tersinggung sehingga dia emosi dan melakukan aksi nekad menikam enam orang perempuan, termasuk ibu kandungnya.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing melalu Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Ardyan Yudo Setiantono S.H, S.IK mengatakan hal itu kepada POS-KUPANG.COM, saat dikonfirmasi, Jumat (1/3/2019).

Menurut Ardyan, keterangan awal dari pelaku mengatakan, dia tersinggung saat ditegur oleh keluarganya sehingga ia melakukan tindakan brutal menikam ibu kandung dan kelurga yang lainnya.

"Pelaku tersinggung saat ditegur oleh kelurganya maka dari itu dia emosi," kata Ardyan.

Polisi terus mendalami kasus penikaman tersebut. Pelaku sudah ditahan di Mapolres Belu untuk proses hukum selanjutnya.

Martina Muti Mali, korban penikaman yang masih memiliki hubungan keluarga dengan pelaku kepada wartawan mengatakan, ia tidak mengetahui masalah awalnya sehingga pelaku nekad menikamnya.

Martina hanya mencurigai aksi brutal dari pelaku itu justru mencari keluarganya sendiri. Bahkan ia nekad menikam ibu kandungnya.

Gereja Ini Buat Ajang Pencarian Jodoh, Mirip Take Me Out di Televisi

Target Menangi Pemilu 2019, Golkar Sumba Timur Terus Itens Lalukan Konsolidasi

Martina mengaku, ia mendapat satu kali tikaman di bagian punggungnya. Beruntung dia cepat melarikan diri.

Emiliana Sun yang berstatus sebagai adik dari ibu pelaku mengatakan, pelaku orang yang baik-baik selama ini. Dia tidak pernah membuat masalah di lingkungan tempat tinggalnya.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved