Rommy Ingatkan Kader PPP Gunakan Cara-cara yang Baik dalam Pemilu 2019

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) Romahurmuziy atau Rommy Ingatkan Kader PPP Gunakan Cara-cara yang Baik dalam Pemilu 2019

DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Ketua Umum PPP M Romahurmuziy 

Rommy Ingatkan Kader PPP Gunakan Cara-cara yang Baik dalam Pemilu 2019

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) Romahurmuziy mengingatkan kadernya untuk menggunakan cara-cara yang baik dalam Pemilu 2019. Menurut Rommy, sapaan Romahurmuziy, cara-cara seperti fitnah dan hoaks tidak boleh digunakan.

"Lebih baik kalah terhormat daripada menang dengan cara-cara yang kotor dengan hoaks dan fitnah," ujar Rommy dalam pidatonya di acara Hari Lahir ke-46 PPP di Ecovention, Kamis (28/2/2019).

Kasus Aborsi, Thomas Lapenangga Kaget Saat Sebut Pasangan Mahasiswa Aktif Politani Kupang

Apalagi, jika hoaks yang dibuat berkaitan dengan agama. Rommy mengatakan, pemilu hanya kontestasi politik biasa yang digelar setiap lima tahun.

"Kontestasi ini adalah kontestasi politik biasa lima tahun sekali yang memastikan kita harus memenangkan dengan bermartabat," kata dia.

Pasca Puting Beliung, Warga Liliba Mulai Membersihkan Rumah

Harlah ke-46 PPP ini juga mengambil tema "Membangun Keluarga Membangun Bangsa". Kaitannya dengan tema itu, Rommy juga mengingatkan para kader untuk mendidik anak-anak mereka dengan budi pekerti yang baik. Jangan sampai anak-anak mereka terpecah karena fitnah dan hoaks yang kian menjamur.

"Mendidik anak harus dengan perkataan perkataan yang baik. Bukan dengan hoaks dan fitnah, bukan ujaran kebencian, bukan dengan memancing amarah," ujar Rommy.

Presiden Joko Widodo membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Banjar, Jawa Barat.

Presiden menyambut baik Munas Alim Ulama dan Konbes yang mengangkat tema memperkuat Ukhuwah Wathoniyah untuk kedaulatan rakyat.

Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar PBNU ini digelar di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar di Banjar, Jawa Barat.

Presiden Joko Widodo hadir sekaligus membuka acara ini. Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengingatkan sejarah Nahdlatul Ulama yang selalau terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved