Pedagang yang Enggan Direlokasi ke Pasar Inpres Larantuka akan Ditindak

Pasar Inpres Larantuka, di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, yang telah selesai dibangun segera dimanfaatkan

Pedagang yang Enggan Direlokasi ke Pasar Inpres Larantuka akan Ditindak
POS-KUPANG.COM/FOTO HUMAS PEMKAB FLORES TIMUR
Wabup Flores Timur, Agus Boli memungut sampah di Pasar Baru Larantuka, Jumat (22/2/2019). 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Pasar Inpres Larantuka, di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, NTT yang telah selesai dibangun kembali dengan dana belasan miliar segera dimanfaatkan.

Sejak hari Senin (25/2/2019) sebagian besar pedagang telah direlokasi dari Pohonbao ke lokasi Pasar Inpres di Ekasapta.

"Sudah mulai relokasi, masih toleransi beberapa waktu ke depan atas permintaan para pedagang alasan barang banyak jadi kemasnya butuh waktu," terang Wakil Bupati Flores Timur, Agus Boli, saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Rabu (27/2/2019).

Selama Tiga Hari Plt Kadis Dukcapil Kota Kupang Berkantor di Mako Brimob Polda NTT

Agus mengakui, masih ada beberapa pedagang sepertinya merasa nyaman berdagang di Pohon Bao. Ia menegaskan, relokasi semua pedagang tetap dilakukan.

"Jika ada yang membangkang kita tindak tegas karena lokasi pasar sementara sekarang itu sewaan sementara," tegas Agus.

Saat Pastor Berkati Ruangan, Siswa yang Kerasukan Berucap Rumah Kami Sudah Dibongkar

Sebelum relokasi, Jumat (22/2/2019) Agus memimpin seluruh ASN bakti sosial di pasar baru. Pembersihan pasar ini, demikian Agus merupakan kepeduliaan persiapan relokasi.

"Saya bicara persuasif kepada para pedagang tanggal 25 Februari mulai kemas barang. Saya lakukan komunikasi kemanusiaan, sekarang separuh pedagang sudah mulai kemas dan yang lainnya sementara proses," tandas Agus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved