Dua Pelaku Pemerkosaan Siswi SMA Saat Pesta Valentine di Kupang Tidak Ditahan, Ini Alasannya

Dua Pelaku pemerkosaan Siswi SMA Saat Pesta Valentine di Kupang Tidak Ditahan, Ini Alasannya

Dua Pelaku Pemerkosaan Siswi SMA Saat Pesta Valentine di Kupang Tidak Ditahan, Ini Alasannya
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Bobby Jacob Mooy Nafi 

Dua Pelaku pemerkosaan Siswi SMA Saat Pesta Valentine di Kupang Tidak Ditahan, Ini Alasannya

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dua tersangka pelaku pencabulan dan pemerkosaan terhadap GEEN (15), seorang siswa SMA di Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi NTT, Sabtu (23/2/2019) lalu kini telah ditangkap aparat Polres Kupang Kota.

Namun kedua pelaku yang masing masing berinisial JChN (17), pelajar SMA yang beralamat di Jalan Rotterdam, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa dan GS (17) pelajar SMA yang Jalan Cumi-cumi, Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak itu tidak ditahan di Mapolres Kupang Kota.

Bocah SD Tewas Digigit Ular Misterius Sebesar Jari Telunjuk Saat Tidur di Kamar, Ini Ciri Fisiknya

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya PT Binti SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Bobby Jacob Mooynafi SH menjelaskan kedua tersangka pelaku saat ini tidak ditahan karena masih berstatus anak di bawah umur atau anak berhadapan dengan hukum.

Namun, lanjutnya, dua tersangka tersebut tetap menjalani proses wajib lapor di Polres Kupang Kota.

Diberitakan sebelumnya, kedua remaja yang masih berstatus pelajar SMA di Kota Kupang itu bersama dengan seorang nelayan tega memperkosa seorang siswi yang masih berusia 15 tahun.

Gawat! Satpol PP Temukan Grup WA Pelajar Berisi Konten Porno, Anggotanya Ada Siswa SD

Kasus pencabulan dan perkosaan itu dialami berturut turut oleh korban pada Sabtu (13/2/2019).

Korban mengaku dicabuli dan diperkosa oleh JChN (17) pada Sabtu (23/2/2019) subuh sekitar pukul 01.00 Wita di Jln Rotterdam, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Selain oleh JChN, korban mengaku juga telah diperkosa oleh pelaku A, seorang nelayan Kelurahan Namosain Kecamatan Alak pada Sabtu (22/2/2019) siang. A saat itu memaksa korban melakukan hubungan badan.

Korban mengaku, setelah diperkosa oleh A, ia juga kembali dicabuli oleh tersangka GS di Jalan Penkase Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Sabtu (22/2/2019) petang sekitar pukul 17.00 Wita.

Korban yang berada di bawah paksaan itu pun pasrah dengan aksi yang dilakukan para tersangka.

Petaka ini bermula ketika korban pamit kepada orang tuanya pada Jumat (22/2/2019) sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu korban pamit kepada ayah dan ibunya untuk mengikuti kegiatan di gereja.

Namun, ternyata dari informasi yang disampaikan rekan korban, diketahui korban saat itu mengikuti acara pesta Valentine Day di Kawasan Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang NTT. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved