Bupati Tahun Tegaskan Hanya Kontraktor Lokal Yang Bisa Kerjakan Dana Desa di Kabupaten TTS

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun menegaskan hanya kontraktor lokal yang bisa mengerjakan program dana desa di Kabupaten TTS.

Bupati Tahun Tegaskan Hanya Kontraktor Lokal Yang Bisa Kerjakan Dana Desa di Kabupaten TTS
POS KUPANG/DION KOTA
Egusem Piether Tahun 

Bupati Tahun Tegaskan Hanya Kontraktor Lokal Yang Bisa Kerjakan Dana Desa di Kabupaten TTS

POS-KUPANG.COM|SOE –- Bupati TTS, Egusem Piether Tahun menegaskan hanya kontraktor lokal yang bisa mengerjakan program dana desa di Kabupaten TTS.

Selain itu, seluruh alat berat, truk dan material bangunan harus menggunakan sumber daya yang ada di Kabupaten TTS.

Hal ini dimaksudkan untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten TTS sekaligus mendapatkan PAD bagi daerah.

Pasalnya selama ini, dirinya melihat proyek dana desa di Kabupaten TTS masih dikerjakan oleh kontraktor dari luar TTS. Hal ini disebutnya sangat merupakan pengusaha lokal.

"Kita disini juga ada pengusaha lokal yang bisa kerja proyek kenapa harus datangkan dari Kefa, Atambua bahkan dari kupang untuk kerja proyek dana desa di Kabupaten TTS. Kalau sudah begitu kontraktor lokal kita hanya jadi penonton. Saya tidak mau itu terjadi lagi. Oleh sebab itu, saya tegaskan tidak ada kontraktor luar TTS yang kerjakan proyek dana desa di Kabupaten TTS. Selain itu, truk dan alat berat juga harus pakai pengusaha lokal punya. Kalau tidak bisa sewa milik orang Dinas PU Kabupaten TTS," tegas Bupati Tahun kepada pos kupang.

Selama ini lanjutnya, anggaran dana desa yang masuk ke desa-desa kebanyakan terbang ke luar Kabupaten TTS karena proyek di desa di kerjakan kontraktor dari luar TTS.

Setelah Membunuh, Pemuda Ini Membonceng Jenazah Kekasihnya Naik Motor untuk Dibuang di Irigasi

Waspada! Parkir  Motor di  RSUD  Maumere Tidak   Nyaman

Dengan begitu, uang miliaran yang dikucurkan pemerintah dengan harapan akan berputar di desa justru terbang keluar.

Dengan begitu, tujuan dana desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa tidak bisa terwujud.

"Yang terjadi saat ini hanya angka uangnya saja yang besar, tetap dampaknya belum besar karena uangnya terbang keluar kebanyakan. Ini yang akan kita hentikan. Kita mau uangnya berputar di desa sehingga kesejahteraan masyarakat benar-benar terwujud," jelasnya.

Terpisah, Anggota DPRD TTS, Melianus Bana dihubungi POS-KUPANG.COM, Rabu ( 27/2/2019) pagi mengaku, setuju dengan rencana Pemda TTS untuk tidak memperbolehkan pengusaha luar mengerjakan pekerjaan dana desa di Kabupaten TTS.

Menurutnya hal tersebut bisa mensejahterakan para pengusaha lokal.

Namun, dirinya berharapa item-item pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh masyarakat tidak perlu dikontrakan.

Hal ini dimaksudkan agar juga bisa terlibat aktif dalam pemanfaatan dana desa dengan sistem swakelola.

"Kita dukung langkah untuk mensejahterkan pengusaha lokal, tetapi untuk item-item pekerjaan yang bisa dikerjakan masyarakat tidak perlu dikontrakan ke kontraktor. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat terlibat aktif dalam pembangunan di desa sekaligus bisa mendapatkan penghasilan tambahan," ujarnya. ( Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved