Gubernur NTT Bersama Rato Nyale Di Pantai Wanokala

Pengambilan cacing laut itu berjalan sukses dan masyarakat bersukaria dengan dilanjutkan pasola di pantai Wanokaka, Sumba Barat.

Gubernur NTT Bersama Rato Nyale Di Pantai Wanokala
POS KUPANG/PETRUS PITER
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H bersama para rato turun dari kampung adat Bewi menuju ke pantai Wanokaka melakukan nyale, Selasa (26/2/2019) subuh 

Gubernur NTT Bersama Rato Nyale Di Pantai Wanokala

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H bersama para rato (tokoh adat) Kampung adat Ubu Bewi melakukan nyale (penangkapan cacing laut) di peraiaran Pantai Wanokaka, Selasa (26/2/2019) subuh setelah para rato Ubu Bewi mennggelar ritual adat.

Pengambilan cacing laut itu berjalan sukses dan masyarakat bersukaria dengan dilanjutkan pasola di pantai Wanokaka, Sumba Barat.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H dalam kesempatan itu mengajak masyarakat Sumba Barat khususnya dan Sumba umumnya menghargai karya leluhur Sumba dalam hal ini leluhur masyarakat Wanokaka menggelar even pasola itu.

Gedung Lama DPRD Flotim Usia 60 Tahun

Pol PP Kota Kupang Tangkap Pengunjung KD

Ayah Reino Barack tIBA DI Masjid Tokyo Camii Jepang

Hal itu sebagai bentuk penghargaan kita terhadap karya budaya nenek moyang Wanokaka, Sumba Barat yang memiliki nilia budaya yang sangat tinggi.

Karena itu, untuk memudahkan para pengunjung, mengerti dan memahami pasola maka ke depan perlu disiapkan narasi pasola dengan baik

. Narasi tentang napak tilas pasola hendaknya dibagikan secara gratia kepada semua pengunjung sesaat sebelum acara tersebut berlangsung.

Dengan demikian, setiap tahapan mulai gelar ritual adat, turun ke pantai Wanokaka mencari dan menangkap cacing, lalu dilanjutkan demgan pasola pantai dan seterusnya sekitar pukul 10.00 pasola dilanjutkan di lapangan Pasola Wanokaka.

Semua cerita itu syarat makna dan perlu ditulis sehingga pengunjung memahaminya.

Untuk itu, Gubermur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H berharap tahun depan, persiapan pelaksanaan festival budaya pasola harus lebih baik lagi, lebih tertata rapih dan teratur termasuk akses bagi para pengunjung agar tetap menjaga kesakralan budaya pasola. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved