Dishub TTS Raih Akreditasi B untuk Pengujian Kendaraan

Dinas Perhubungan Kabupaten TTS mendapat akreditasi B untuk pengujian kendaraan bermotor dari Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan

POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Kepala Dishub Kabupaten ‎TTS, Julius Taneo (kanan) sedang melihat proses penguji kelayakan kendaraan 

Dishub TTS Raih Akreditasi B untuk Pengujian Kendaraan

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM |  SOEDinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten TTS mendapatkan akreditasi B untuk pengujian kendaraan bermotor dari Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI.

Dengan Akreditasi B tersebut,  Dishub TTS menjadi yang terbaik di Propinsi NTT dalam pengujian kelayakan kendaraan.

Kepala Dishub Kabupaten TTS, Julius Taneo kepada POS-KUPANG.COM  di ruang kerjanya, Selasa ( 26/2/2019), mengatakan, sebelum mengantongi akreditasi B, Dishub TTS terlebih dahulu mengantongi akreditasi B bersyarat dari Dirjen Perhubungan Darat.

Julius mengatakan, ‎sistem pengujian kendaraan di Dishub Kabupaten TTS, seluruhnya sudah menerapkan pemanfaatan teknologi.

Hasil Temuan Ombudsman 11 Komponen Alat Uji Kendaraan Bermasalah

Pemkab Sumba Timur Akan Mengfungsikan Alat Uji Kendaraan Bermotor

Hal ini, katanya, guna memastikan jika kendaraan yang lulus uji benar-benar layak jalan. Dengan demikian,  akan mengurangi angka kecelakaan kendaraan di Kabupaten TTS.

"Mulai dari uji emisi, axle play datector, side slip tester, axle load meter, head light, breake dan spido meter sudah menggunakan teknologi. Untuk menguji satu kendaraan waktu yang dibutuhkan biasanya kurang dari 30 menit," ungkap Julius.

Kedepan lanjutnya, kata Julius menargetkan kenaikan status akreditasi menjadi akreditasi A. Oleh sebab itu, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah pelayanan yang berbasis online.

Selain itu, Dishub juga akan menyediakan layanan bengkel bagi kendaraan yang tidak lulus uji. Hal ini dimaksud, agar kendaraan yang tidak lulus uji, bisa langsung diperbaiki di bengkel Dishub sebelum kembali melakukan uji kelayakan kendaraan.

Ngada Belum Miliki Alat Uji Kendaraan Bermotor

Kasus Alat Uji Kendaraan di Ende Merugikan Negara Rp 186 Juta

"Target kita tahun depan harus naik jadi akreditasi A. Oleh seba itu, tahun ini kita akan siapkan perangkatnya untuk pelayanan berbasis online. Kita juga akan menyiapkan bengkel Dishub sehingga bisa melakukan pelayanan bagi kendaraan yang tak lulus uji kelayakan," jelas Julius.

Dengan Akreditasi A, Julius berharap Dirjen Perhubungan Darat RI bisa mengeluarkan intruksi agar kendaraan di NTT khususnya di pulau Timor, Rote dan Sabu bisa melakukan uji kelayakan di Dishub TTS.

Selain untuk memastikan jaminan kelayakan kendaraan, hal ini tentunya akan memberikan kontribusi kepada Kabupaten TTS dalam peningkatan PAD.

"Kalau sudah akreditas A, kita berharap seluruh pengujian kendaraan di pulau Timor, Rote dan Sabu bisa dilakukan di Dishub TTS. Tentunya hal ini akan berdampak dan memberikan kontribusi bagi Kabupaten TTS, " pungkas Julius. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved