Pilpres 2019

Pilpres 17 April Tepat Rabu Trewa, KPU RI Belum Jawab Surat Pemkab Flotim

Surat keberatan Pemkab Flotim di Pulau Flores, Provinsi NTT terhadap jadwal pemungutan suara 17 April 2019

Pilpres 17 April Tepat Rabu Trewa, KPU RI Belum Jawab Surat Pemkab Flotim
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Wakil Bupati Flores Timur, Agus Boli 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Surat keberatan Pemkab Flotim di Pulau Flores, Provinsi NTT terhadap jadwal pemungutan suara 17 April 2019 ditujukan kepada Kementrian Dalam Negeri dan Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) RI dikirim empat atau lima bulan silam.

Sampai saat ini, surat keberatan hari pemungutan suara bertepatan perayaan Rabu Trewa menjelang Tri Hari Suci profesi Jumat Agung di Kota Reinha Rosari belum dijawab.

"Surat kami sejak 2018. KPU dan Kemendagri mengatakan akan dipertimbangkan, tetapi sampai hari ini belum ada keputusannya," kata Wakil Bupati Flores Timur, Agus Boli, kepada wartawan mendampingi kunjungan Cawapres nomor urut dua, Sandiaga Uno di Maumere, Senin (25/2/2019).

Mengaku Petugas PLN, Oknum Warga di Manggarai Kumpulkan KTP Warga dan Janji Pasang Listrik

Ia menjelaskan, Rabu Trewa seperti Tri Hari Suci. Seperti di Pulau Bali menjelang perayaan Nyepi. Pada hari itu umat Katolik di Larantuka sudah melakukan proses penyepian.

"Kita berharap aktivitas yang grasa-grusu apalagi Pemilu ini ribet. Mondar-mandir kiri-kanan hitung suara. Potensi konflik ada juga di sana. Ini akan ganggu proses," tandas Agus.

Sandiaga Uno Ingin Sejahterakan Rakyat NTT

Ia mengakui di Hari Rabu Trewa, pemilih dari luar Larantuka sudah masuk Larantuka. Kemungkinan pemilih luar yang tidak memilih bisa banyak.

Menurut Agus, bila sampai tidak ada keputusan, kita akan berlakukan amanat gereja. "Berikan kepada Kaisar apa yang menjadi hak Kaiser dan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah," ujar Agus mengutip salah satu ayat dalam Injil.

"Pagi-pagi pergi memilih, malam ke gereja ikut misa Rabu Trewa. Itu kondisi terakhir kalau tidak ada keputusan," ujarnya.

Bagi Agus memilih pemimpin juga penting untuk kemaslatan banyak orang. Namun malamnya berikan kepada Allah, apa yang menjadi hak Allah datang berdoa di Gereja. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved