Pembajakan Pesawat Bangladesh, Sempat Menahan Pramugara Sebelum Terduga Pelaku Ditembak Mati

Pembajakan pesawat Bangladesh, Sempat Menahan Pramugara Sebelum Terduga Pelaku Ditembak Mati

Pembajakan Pesawat Bangladesh, Sempat Menahan Pramugara Sebelum Terduga Pelaku Ditembak Mati
KOMPAS.com/AFP
Pesawat milik Biman Bangladesh Airlines melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Shah Amanat di Chittagong, setelah dibajak, sementara terduga pelaku ditembak mati oleh pasukan khusus. Insiden ini terjadi pada Minggu (24/2/2018). 

Pembajakan pesawat Bangladesh, Sempat Menahan Pramugara Sebelum Terduga Pelaku Ditembak Mati

POS-KUPANG.COM | CHITTAGONG - Tim komando Bangladesh mengamankan sebuah pesawat penumpang rute penerbangan Dhaka- Dubai pada Minggu (24/2/2019) atas dugaan pembajakan.

Seorang pria berusia 20-an tahun yang diduga sebagai pembajak ditembak mati oleh pasukan khusus.

Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Biman Bangladesh Airlines nomor penerbangan BG147 berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Shah Amanat di Chittagong.

Wilfrida Bersyukur Tidak Ada Lagi Pasien DBD di Puskesmas Boawae

Laporan kantor berita AFP menyebutkan, sebanyak 134 penumpang dan 14 kru berada di pesawat, dan dapat diselamatkan tanpa menderita cedera.

Meski demikian, terduga pembajak yang diidentifikasi bernama Mahadi, berkewarganegaraan Bangladesh, terluka dan ditembak mati sesaat setelah ditangkap.

"Tim komando meminta pembajak untu menyerah, namun dia menolaknya dengan menyerang dan ditembak," demikian pernyataan juru bicara militer Motiur Rahman.

Warga Lolo Wano Sumba Barat Senang Sudah Nikmati Listrik Sejak Desember 2018

"Kemudian, kami mengetahui dia telah mati. Kami menemukan sebuah pistol pada tubuhnya dan tidak ada lagi selain itu," imbuhnya.

Bandara ditutup oleh militer dan polisi elite untuk mengevakuasi lebih banyak penumpang. "Dalam 10 menit setelah pesawat terbang dari Dhaka, dia menembak dua kali," ujar seorang penumpang.

Wakil Kepala Pasukan Marshall, Mofid, membuat Mahadi sibuk dengan ponselnya sementara unit pasukan khusus bersiap untuk melakukan serangan dramatis.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved