Kasus Aborsi di Asrama Pemda Alor, Ketua RT 13 Resah, Bukan Baru Sekali Terjadi

Kasus Aborsi di Asrama Pemda Alor, Ketua RT 13 Resah, Bukan Baru Sekali Terjadi

Kasus Aborsi di Asrama Pemda Alor, Ketua RT 13 Resah, Bukan Baru Sekali Terjadi
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Kamar KF di Asrama Pemda Alor dipasang garis polisi, Senin (25/2/2019). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kasus dugaan tindak pidana Aborsi yang melibatkan pasangan mahasiswa KF (21) dan HD (20) di Asrama Pemda Alor, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, membuat ketua RT setempat, Edy Manafe resah. Pasalnya, kasus yang sama bukan baru kali ini terjadi di wilayah RT-nya.

Edy, mengaku baru mengetahui informasi kasus tersebut, lewat media. Kepada POS-KUPANG.COM, Senin (25/2/2019) sore, di kediamannya, Edy menuturkan, di wilayah RT 13 tersebut memang rawan terjadi tindak kejahatan.

"Saya kira, pihak keamanan, Satpol PP, harus turun tangan untuk sesekali melakukan razia. Sebab kondisi di sini memang rawan," ungkapnya.

Tiba di Kupang, Sandiaga Dipakaikan Kain Sumba

"Yah saya harap mahasiswa/i harus bisa jaga diri, kalau orangtua suruh datang kuliah, kuliah yang benar, jangan buat yang aneh-aneh," ungkapnya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, aktivitas mahasiswa Asrama Pemda Alor tampak normal.

Di Kamar KF, KF dan HD menghabisi nyawa bayi mereka sendiri, terpasang police line. Sejumlah mahasiswa yang diwawancarai, enggan berkomentar soal kasus tersebut.

Sandiaga Kunjungi NTT, Partai Koalisi Yakin Dukungan Prabowo-Sandi Meningkat

"Kami tidak tau apa yang terjadi dengan mereka (HD dan KF). Kami kaget, pas paginya, Senin (25/2/2019) ada garis polisi di kamar KF," ungkap beberapa mahasiswa Asrama Pemda Alor saat ditemui di Asrama, Senin (25/2/2019).

Mereka menjelaskan, KF adalah salah satu anak asrama Pemda Alor, mahasiswa salah satu universitas di Kota Kupang. Sementara mereka tidak tau identitas HD.

"Yah kami tidak tau juga dia pacar dengan nona itu (HD) atau tidak, karena kami setiap hari urus kesibukan kami masing-masing," ungkap salah seorang anak asrama.

Kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Kelapa Lima Kupang. Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto, SH saat ditemui POS-KUPANG.COM, Senin (25/2/2019), di ruang kerjanya, menjelaskan, mereka tengah menyelidiki kasus tersebut.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved