Aktivis PMKRI Harus Jadi Kutu Buku

SALAH satu kekuatan utama PMKRI yang membuat dia bertahan dalam segala zaman adalah karena para aktivisnya gemar membaca.

Aktivis PMKRI Harus Jadi Kutu Buku
POS-KUPANG.COM/Foto kiriman Hermawi Taslim
Hermawi Taslim (kiri) bersama aktivis PMKRI Toraja. 

POS-KUPANG.COM - SALAH satu kekuatan utama PMKRI yang membuat dia bertahan dalam segala zaman adalah karena para aktivisnya gemar membaca.

Dengan membaca cakrawala pemikiran semakin luas, dan kalau ditambah lagi dengan interaksi yang intensif dengan mahasiswa dari berbagai kalangan, khususnya kelompok cipayung, maka aktivis PMKRI akan menjadi sarjana plus ketika menyelesaikan tugas di bangku kuliah.

Demikian pernyataan Ketua Forkoma PMKRI, Hermawi Taslim ketika mengawali perjumpaannya denga para aktivis PMKRI St. Yohanes Toraja, di Restoran Monica, Rantepao, Tana Toraja, Sabtu malam (23/2/2019).

Benyamin Kecewa dengan Pelayanan Asuransi Bumi Putra Senilai Rp 35 Juta

Dalam dialog tersebut, Taslim didampingi 2 alumni muda, yaitu Yohanis Boge Parinding dan Yohanes Jono Tingka.

Sementara DPC PMKRI St. Paulus dipimpin oleh ketuanya, Yohanes Pareke dan Sekjen Andi Salipadang.

Pada kesempatan itu, Pareke menjelaskan bahwa dalam usia yang relatif muda, 8 tahun, PMKRI di Toraja telah memiliki anggota aktif sekitar 100 orang.

94 Siswa Diktukba Polri Perbatasan Dilepas, Ini Pesan Kepala SPN Polda NTT

Ia juga menambahkan, pada saat Dies Natalis ke-8 Agustus nanti mereka akan mengundang alumni untuk menjajaki pembentukan forkoma di Toraja.

"Dengan banyaknya alumni dari berbagai wilayah yang berkarya di Toraja, kami optimis bisa membentuk forkoma," ujar mahasiswa Teknik Sipil UKI Toraja itu.

Di akhir pertemuan yang berlangsung hingga larut malam itu, Taslim menyerahkan sejumlah buku bantuan dari Forkoma untuk PMKRI Toraja. Sekali lagi Taslim berpesan, "membacalah, jangan takut kalau dijuluki sebagai kutu buku, karena itu pertanda Anda semua PMKRI tulen."

"Bangunlah kebiasaan tidak bisa tidur malam sebelum membaca," ujar Taslim mengakhiri pertemuan.

Sehari sebelumnya dengan didampingi fungsionaris forkoma Makassar, Bartolomeus Tandiayu, Taslim juga menyambangi marga siswa PMKRI Makassar dan menyerahkan bantuan sejumlah buku. Ia diterima oleh Ketua DPC Linda dan belasan aktivis PMKRI Makasar lainnya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved