Sambut Pasola, Warga Bergotong Royong Bersihkan Rumput dan Sampah Plastik

Sambut Pasola, Warga Bergotong Royong Membersihkan Rumput dan Sampah Plastik

Sambut Pasola, Warga Bergotong Royong Bersihkan Rumput dan Sampah Plastik
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Petugas kebersihan membersihkan sampah di sepanang jalan mneuju arena Pasola Wanokaka, Sabtu (23/2/2019) 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Menyambut pesta budaya Pasola Wanokaka di Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Selasa (26/2/2019) pagi, masyarakat bersama anak-anak sekolah beramai-ramai membersihkan sampah dengan memotong rumput yang tinggi di sepanjang jalan menuju lapangan pasola hingga Pantai Wanokaka.

Sampah rumput dan sampah plastik dikumpulkan dipinggir jalan yang kemudian diangkut pasukan kuning Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumba Barat untuk membuangnya pada tempat yang telah ditentukan.

Camat Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Lukas Lodu Pewu, S.H, mengatakan, semenjak pagi, bersama masyarakat dan anak-anak sekolah memotong rumput dilapangan pasola, rumput sepanjang jalan menuju lapangan pasola hingga pantai Wanokaka.

BREAKING NEWS: Siswi Digendong Saat ke Sekolah, Siswa dan Guru Rela KBM dengan Pakaian Basah

Sampah rumput dan sampah plastik dikumpulkan disepanjang pinggir jalan agar memudahkan pasukan kuning mengangkutnya.

Semua itu dilakukan demi menjaga keindahan dan kenyaman bagi wisatawan yang datang menyaksikan pesta budaya pasola, Selasa (26/3/2019).

Indopos Dinyatakan Bersalah Beritakan Ahok Gantikan Maruf Jadi Wapres, Ini Tanggapan Juni Armanto

Selain pembersihan sampah juga sedang mempersiapkan membangun tenda festival budaya pasola dengan menampilkan berbagai makanan lokal khas Sumba Barat dan pameran tenun ikat oleh kelompok tenun ikat Kabupaten Sumba Barat.

Secara umum persiapan teknis menyambut pasola tidak masalah. Baginya pasola merupakan peristiwa budaya masyarakat Wanokaka yang dilaksanakan pada setiap tahun. Disini fungsi pemerintah hanya memfasilitasi menata agar pelaksanaan pesta budaya pasola berjalan aman dan lancar.

Hal itu demi memberi kenyamanan bagi wisatawan yang datang menyaksikannya.

Disaksikan POS-KUPANG.COM, Sabtu (23/2/2019), pembersihan sampah tidak hanya terjadi di arena sekitar pasola Wanokaka tetapi pembersihan sampah tersebut dimulai dari Kota Waikabubak terus berlangsung disepanjang jalan hingga arena lapangan pasola Wanokaka yang berjarak belasan kilometer.

Bahkan Bupati Kabupaten Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole harus turun langsung mengawasi pembersihan sampah mulai kota waikabubak hingga arena pasola Wanokaka.

Ditemui POS-KUPANG.COM di lokasi pembersihan sampah di jalur jalan Lapale menuju Wanokaka, Sabtu (23/2/2019), Bupati Agustinus Niga Dapawole, mengatakan, dirinya harus turun ke lapangan memberi motivasi staf pasukan kuning membersihkan sampah juga untuk memastikan jalur jalan mulai dari Kota Waikabubak hingga Wanokaka bersih.

Hal itu sebagai wujud kesiapan daerah menjaga kebersihan dan keindahan kota juga menyambut pesta budaya pasola Wanokaka di Kecamatan Wanokaka, Sabtu (23/2/2019).

Sementara itu Kepala Dinas PMD, Jefrison Dapamerang dan staf serta pegawai Kelurahan Komerda menempatakan 30 kotak sampah disepanjang kompleks pertokoan waikabubak, Sumba Barat agar warga membuang sampah pada tempat yang disiapkan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Jefrison Dapamerang, ditemui POS-KUPANG.COM di tengah kesibukannya memasang tempat sampah disepanjang kompleks pertokoan Waikabubak, Sumba Barat, Sabtu (23/2/2019) mengatakan, terdapat 30 tempat sampah yang terbuat dari semen ditempatkan disepanjang kompleks pertokoan waikabubak.

Penataan tersebut agar Kota Waikabubak nampak bersih, indah dan rapih juga sebagai bentuk kesiapan masyarakat Sumba Barat menyambut pesta budaya pasola, Selasa (26/2/2019). (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved