Dua Polisi Dicopot dari Jabatan, Irjen Priyo Widyanto: Jangan Nyari-nyari Kesalahan Masyarakat

Dua Polisi Dicopot dari Jabatan, Irjen Priyo Widyanto: Jangan Nyari-nyari Kesalahan Masyarakat

KOMPAS.com/dok YouTube
Dua polisi patroli jalan raya dari Ditlantas Polda Kalimantan Timur dicopot dari jabatannya setelah videonya saat melakukan tilang terhadap truk bermuatan cabai di jalan poros Samarinda-Balikpapan viral beberapa waktu lalu. 

POS-KUPANG.COM | BALIKPAPAN - Dua Polisi patroli jalan raya dari Ditlantas Polda Kalimantan Timur Dicopot dari jabatan setelah video mereka saat melakukan tilang terhadap truk bermuatan cabai di jalan poros Samarinda- Balikpapan viral beberapa waktu lalu.

"Kami sudah lakukan tindakan. Sudah kami periksa dan kami copot dia, jadikan bintara di Polda. Saya berharap tak ada lagi polisi seperti ini. Nyari-nyari kesalahan masyarakat," ungkap Kapolda Kalimantan Timur Irjen Priyo Widyanto, Kamis (21/2/2019).

Dua polisi lalu lintas tersebut terbukti melanggar aturan, lanjutnya, lantaran menindak di luar batas kewenangan polisi.

Kebakaran di Pelabuhan Muara Baru Meluas, 15 Kapal Hangus, 2 Korban Dilarikan ke RS Atma Jaya

"Pemeriksaan dokumen angkutan barang itu tugas Dishub. Mereka tak berdinas di PJR, tarik ke Polda," tuturnya.

Priyo menegaskan, keduanya tak melakukan pungutan liar dalam insiden tersebut seperti yang ramai diberitakan.

Mahathir Peringatkan Negara di ASEAN Waspada, Ini yang Bakal Terjadi

"Masyarakat hanya tak terima karena ditilang. Dia tak merasa bersalah ditilang. Kami sudah bantu dia, tilangnya ditarik," ucapnya.

Dia pun mengimbau masyarakat agar tak perlu takut bila ada razia kepolisian di jalan. Bila merasa membawa dokumen kendaraan lengkap dan tak melakukan pelanggaran, masyarakat bisa bersikap tenang.

"Masyarakat tak perlu takut. Kenapa polisi datangi itu (insiden) karena ada kecurigaan. Kalau merasa lengkap, lalu ada razia, jalan saja. Ini dia berhenti di jarak tertentu," katanya.

Sebelumnya diberitakan, video tentang aksi sopir truk bermuatan cabai protes kepada polisi yang menilangnya ramai di media sosial.

Dia tak terima ditilang polisi lantaran menganggap tak melakukan pelanggaran lalu lintas saat melintas di Jalan Poros Balikpapan-Samarinda, Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 56, tepat di kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Kutai Kartanegara.

Dari pengakuan sang sopir, surat dan dokumen kendaraan lengkap sehingga dia merasa tak melanggar aturan jalan. Muatan kendaraannya hasil kebun berupa cabai.

Polisi yang diketahui merupakan anggota PJR Polda Kaltim tersebut adu argumen dengan sopir truk tersebut.

Sang sopir kekeuh tak terima ditilang lantaran merasa tak menyalahi aturan, sedangkan sempat telontar dari mulut aparat bahwa kesalahannya adalah membawa cabai tanpa disertai dokumen. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved