Aset Kopdit Samamora Mencapai 45 Miliar
Sabtu ( 23/2/2019) bertempat di aula Hotel Bahagia II, Kopdit Samamora menggelar Rapat anggota tahunan (RAT) ke 25.
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
Aset Kopdit Samamora Mencapai 45 Miliar
POS-KUPANG.COM|SOE – Sabtu ( 23/2/2019) bertempat di aula Hotel Bahagia II, Kopdit Samamora menggelar Rapat anggota tahunan (RAT) ke 25.
RAT yang diikuti sekitar 500 anggota Kopdit Samamora ini dibuka langsung oleh Bupati TTS, Egusem Piether Tahun.
Ketua dewan pimpinan kopdit Samamora, Kedy Bartholomeus, SM mengatakan, selama 25 tahun berkarya di bumi cendana, Koperasi Samamora sudah mampu memiliki aset sebesar 45 Miliar lebih.
Dimana aset ini terdiri atas Piutang atau kredit kepada anggota senilai Rp. 40.491.703.818, simpanan bunga harian anggota senilai Rp.250.428.724, simpanan pada Bank senilai Rp. 597.797.062, kas senilai Rp. 586.977.953 dan dalam bentuk aset tidak lancar senilai Rp. 3.170.712.510.
Saat ini, jumlah anggota koperasi samamora sendiri sudah mencapai 11.458 anggota.
• Pohon Pisang yang Ditanam Warga Manutapen di Jalan Belum Dicabut
• TNI Siaga 24 Jam di Daerah Perbatasan Indoesia-Timor Leste. Ini Tujuannya
• Lima Mitos Tentang Jerawat yang Paling Dipercaya Wanita, Kamu Percaya Nomer Berapa?
Koperasi Samamora juga sudah melebarkan sayapnya ke beberapa Kabupaten lain di NTT, seperti Kabupaten Malaka, Kabupaten TTU, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Sumba Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Kabupaten Rote dan Terbaru Kabupaten Nagakeo.
Menariknya, selama 25 tahun berkarya, Koperasi Samamora mampu mempertahankan semangat Roh Union dalam melakukan pelayanan kepada anggota.
Hal ini dapat dilihat dari persentase jumlah anggotanya, dimana 70 persen lebih anggota merupakan petani dan peternak.
"Salah satu kunci sukses yang membuat Koperasi Samamora mampu bertahan dan terus berkembang selama 25 tahun adalah semangat melayani mereka yang kecil. Dari kumpulan mereka-mereka yang kecil, saat ini Koperasi Samamora sudah mampu memiliki aset yang besar, yaitu senilai 45 Miliar. Aset yang ada terus kita kelolah dan berputar di tangan anggota untuk membantu anggota dalam mengembangkan usahanya agar kedepan lebih sejahtera," ungkap Kedy.
Ketika disinggung angka kredit macet dan kredit lalai, Kedy mengaku persentase angkanya masih cukup tinggi, yaitu 16 persen.
• Polsek Aesesa Gandeng BPBD Nagekeo Bersihkan Sampah
• Ungkapan Hati dari Aula DPM-PPPA Nagekeo: Bapa Mama Jangan Ribut Lagi
• Waspada! Potensi Gelombang Tinggi di Wilayah Perairan NTT Bagian Barat
Angka ini turun jika dibanding dengan tahun 2017 yang mencapai 17 persen.
Di Tahun 2019, salah satu target yang dicanangkan badan pengurus adalah menurun angka kredit macet dan lalai di angka 5 persen.
Selain itu di tahun 2019, badan pengurus juga mencanangkan penambahan anggota baru sebanyak 2.500 anggota, peningkatan modal saham sebesar 7 Miliar lebih, peningkatan modal non saham senilai 12 Miliar lebih dan mengucurkan pelayanan pinjaman kepada anggota senilai 31 Miliar lebih.
" Angka kredit macet dan lalai kita memang cukup tinggi oleh sebab itu, tahun ini kita akan tekan hingga ke angka 5 persen. Hal ini kita lakukan dengan membentuk tim penanganan pinjaman bermasalah ( TP2B) yang terdiri dari anggota Kejaksaan, Polri, Satpol PP dan anggota TNI yang merupakan anggota Koperasi Samamora. Selain itu ada beberapa target lainnya yang sudah kita canangkan untuk mengembangkan koperasi ini di tahun 2019," pungkasnya. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Dion Kota)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/suasana-rat-ke-25-kopdit-samamora.jpg)