Chelsea Kalah dari Man United, Pelatih Maurizio Sarri Diujung Tanduk

Masa depan pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, saat ini sedang berada di ujung tanduk. Tersingkirnya Chelsea dari Piala FA seusai kalah 0-2

GLYN KIRK/AFP
Ekspresi pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, dalam laga Liga Inggris melawan Manchester United di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris pada 20 Oktober 2018. 

POS KUPANG.COM -  Masa depan pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, saat ini sedang berada di ujung tanduk.

Tersingkirnya Chelsea dari Piala FA seusai kalah 0-2 dari Man United di babak 16 besar, Senin (18/02/2019), menjadi penyebabnya.

Menurut mantan pelatih Chelsea, Chris Sutton, hasil laga melawan Man United menjadi bukti bagaimana buruknya kualitas Sarri.

"Ini adalah laga terakhir Sarri di Chelsea. The Italian Job sudah berakhir. Sarri dan Sarri-ball nya sudah tamat," kata Chris Sutton dikutip dari situs web Goal, Selasa (19/02/2019).

Sutton menilai presiden Chelsea, Roman Abramovich, dalam waktu dekat akan segera mempertimbangkan masa depan Sarri.

Inter Milan Masih Berharap Mauro Icardi Kembali Bermain

Watak Abramovich yang tidak sabaran membuat Sutton yakin Sarri dalam waktu dekat akan dipecat.

"Para petinggi Chelsea pasti akan berpikir. Apakah Chelsea akan finis empat besar musim ini? Tentu saja tidak," kata Sutton.

"Apakah Sarri bisa membawa Chelsea juara di Liga Europa ketika tidak bisa memotivasi para pemain? Tidak. Sejarah telah mengatakan petinggi Chelsea tidak suka dengan keadaan tim yang terpuruk seperti ini," ujar Sutton menambahkan.

Setelah sempat tidak terkalahkan dalam 18 laga di paruh musim pertama, permainan Chelsea merosot tajam ketika masuk kalendar 2019.

Dalam tiga laga tandang terakhir di Liga Inggris, Chelsea selalu kalah tanpa bisa mencetak gol dan kebobolan 12 gol.

Mirisnya, setengah dari jumlah tersebut tercipta saat kalah dari Manchester City pada pekan ke-26.

Puncaknya, Sarri mendapat cemoohan dari para pendukung Chelsea saat kalah dari Man United.

Untuk diketahui, Sarri mendapat kontrak dari Chelsea selama tiga tahun atau hingga akhir musim 2021.

Kondisi ini membuat Chelsea harus berpikir ulang jika memecat Sarri saat ini karena harus membayar sisa kontraknya. Hal ini juga dialami Chelsea ketika memecat Antonio Conte akhir musim lalu dan harus membayar sisa kontrak selama setahun. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved