Bank NTT akan Siap Salurkan Kredit UPH Kopi Arabika Bajawa

Pertemuan itu sebagai tindak lanjut kerja sama terkait dukungan pengembangan dan kemajuan Kopi Arabika Flores Bajawa (AFB) beberapa waktu lalu.

Bank NTT akan Siap Salurkan Kredit UPH Kopi Arabika Bajawa
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana pertemuan mendukung pengembangan dan kemajuan Kopi Arabika Flores Bajawa (AFB) di Gratia Cafe Bajawa Kabupaten Ngada, Selasa (19/2/2019). 

Bank NTT akan Siap Salurkan Kredit UPH Kopi Arabika Bajawa

POS-KUPANG.COM|BAJAWA --Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada, Bank Indonesia Perwakilan NTT, Bank NTT dan Unit Pengelola Hasil (UPH), ) kembali melaksanakan pertemuan bersama guna mendukung pengembangan dan kemajuan Kopi Arabika Flores Bajawa (AFB).

Pertemuan itu sebagai tindak lanjut kerja sama terkait dukungan pengembangan dan kemajuan Kopi Arabika Flores Bajawa (AFB) beberapa waktu lalu.

Siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM, Kamis (21/2/2019) menyebutkan, pertemuan itu dilaksanakan Selasa (19/2/2019) bertempat di Gratia Cafe Bajawa Kabupaten Ngada.

Pertemuan itu dihadiri Plt Bupati Ngada Paulus Soliwoa, Manajer Fungsi Pengembangan UMKM pada Bank Indonesia Perwakilan NTT, Elfis Marunduri, Head Group Line Bisnis (HGLB)pada Kantor Pusat Bank NTT, Boy R.Nunuhitu, Pimpinan Bank NTT Cabang Bajawa Stefanus Tuga berserta staf, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, Indocoom Citra Persada selaku Mitra bisnis,Veco Indonesia, IMPIG juga utusan dari sejumlah UPH.

Anda Ingin Tahu tentang Penyebab Kanker Darah? Ayo Simak Penjelasan Detailnya

Pemerintah Feasibility Studi Bendungan Wailikis di Kabupaten Belu, Ini Penjelasan Kepala BWS NT II

Teenager: Teeners! Ini Loh Tips dan Kata Mutiara Agar Kalian Lebih Dewasa Saat Jatuh Cinta

RAT Kopdit Swastisari Akan Dihadiri Wagub NTT dan Dari Kementerian Koperasi

Plt Bupati Ngada Paulus Soliwoa dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari MOU yang telah ditandatangani pada September 2018 lalu antara lain Pemda Kabupaten Ngada, Bank Indonesia dan Bank NTT.

Soliwoa mengatakan Pemerintah mendukung kelanjutan MOU tersebut dimana selama ini ada 5 Koperasi Primer yakni Koperasi Kaghomasa, Papawiu, Papataki, Famasa dan Primavera yang masing masing dengan Unit Pengelola Hasil (UPH).

Ia mengatakan Kopi Arabika di Kabupaten Ngada telah memperoleh Indikasi Geografis (IG) pada tahun 2012 Hukum dari kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Branch Arabika Flores Bajawa (AFB).

Ada pula peraturan daerah nomor 6 tahun 2016 tentang perlindungan kopi arabika Flores Bajawa sebagai produk speciality.

Kebutuhan kelompok terkait kegiatan kopi arabika Flores Bajawa adalah kebutuhan akan modal untuk pengadaan bahan baku kopi gelondongan merah dan sarana produksi lainnya serta pendidikan dan pelatihan terkait budidaya dan penanganan pasca panen kopi Arabika.

Halaman
123
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved