Petani Minta Pemerintah Perhatikan Harga Jual Jagung

Selama ini harga jagung tidak stabil sehingga kadang melemahkan petani dalam mengembangkan usaha pertanian ini.

Petani Minta Pemerintah Perhatikan Harga Jual Jagung
POS KUPANG/EDY HAYON
Kepala BBPP Kupang, Adang Warya bersama staf juga petani jagung Pukdale panen jagung, Senin (18/2/2019) lalu. 

Petani Minta Pemerintah Perhatikan Harga Jual Jagung

POS-KUPANG.COMI OELAMASI--Para petani di Kabupaten Kupang sangat merindukan harga jual jagung tetap stabil tidak fluktuatif. Selama ini harga jagung tidak tetap sehingga melemahkan petani dalam bekerja. 

Demikian diutarakan Ketua Kelompok Tani "Suka Maju" Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Ismael Rafael  kepada POS KUPANG.COM, Rabu (20/2/2019).

Menurut Ismael, kendala utama yang sering mereka hadapi soal harga jual.

Selama ini harga jagung tidak stabil sehingga kadang melemahkan petani dalam mengembangkan usaha pertanian ini.

Walaupun bibit jagung dan pupuk mendapat sumbangan dari pemerintah (Dinas Pertanian Kabupaten Kupang) tapi perlu juga harga dipertimbangkan.

Info Cuaca Penerbangan di Bandara El Tari Kupang Hari Ini

Cerita Dibalik Kematian 2 Siswa SD di Oefafi, Paulus Sakit Perut, Andreas Minta Baju Baru

70 Persen Anak Kelas Rendah di Sumba Tengah Tidak Bisa Membaca

"Kami juga usulkan agar bibit yang akan diturunkan jangan terlambat. Biasanya dari pemerintah turunkan bibit pada Januari sehingga proses pertumbuhan jagung agak kurang baik. Kalau bisa pada September saat hujan pertama bibit sudah turun sehingga kita bisa tanam. Kami yang tahu persis kondisi lapangan. Satu lagi harga minimal stabil jangan naik turun, itu melemahkan petani," pintanya.

Untuk diketahui, Kepala BBPP Kupang, Dr. Ir. Adang Warya, beberapa waktu lalu memimpin langsung staf "turun gunung" ke kebun petani di Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Rombongan dari BBPP Kupang ini melaksanakan panen perdana jagung milik Kelompok Suka Maju pimpinan, Ismael Rafael di atas lahan seluas 2 hektar lebih.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT: Bidikmisi Diharapkan Tepat Sasaran Bagi Mahasiswa Tidak Mampu

BNN Lakukan Sosialisasi, Selamatkan Generasi Bangsa Dari Bahaya Narkoba

Gubernur Khofifah Gratiskan SPP SMA dan SMK, Berlaku Juli 2019, Ini Rinciannya!

Disaksikan POS-KUPANG.COM di Pukdale, Senin (18/2/2019), hadir saat ini Kepala Desa (Kades),  Pukdale, Oktovianus Lesiangi,  pemilik lahan, Petrus Rafael, Ketua Kelompok Suka Maju, Ismael Rafael, beberapa pejabat dari BBPP Kupang, serta beberapa aggota kelompok.

Rombongan kemudian diarahkan ke lahan jagung jenis bibit BISI2 yang sudah siap panen.

Dengan sabit di tangan, rombongan sekitar 30-an orang itu langsung mematahkan bulir jagung yang siap dipanen.

Dalam kegiatan ini, ada dua titik area dilakukan panen perdana jagung.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved