Menteri Perindustrian dan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Temui 1000 Penerima PKH dan BPNT

rombongan menteri langsung meninjau stand pameran PKH dan BPNT dan memastikan para penerima PKH dan BPNT sudah menerima dana tersebut.

Menteri Perindustrian dan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Temui 1000 Penerima PKH dan BPNT
POS KUPANG/RICARDUS WAWO
Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto, bertemu langsung dengan 1000 penerima dana Program Keluarga Harapan (PKH 

Menteri Perindustrian dan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Temui 1000 Penerima PKH dan BPNT

POS-KUPANG.COM|KUPANG--Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto, Ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng, dan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat bertemu langsung dengan 1000 penerima dana Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Grand Mutiara, Jalan Timor Raya, Kota Kupang, Rabu (20/2/2019).

Rombongan menteri disambut langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore dan jajaran Forkopimda lingkup NTT dan Kota Kupang.

Tiba di lokasi, rombongan menteri langsung meninjau stand pameran PKH dan BPNT dan memastikan para penerima PKH dan BPNT sudah menerima dana tersebut.

Lomba Lari Pelajar Jadi Agenda Tahunan di Kabupaten Belu

Ketua DPRD Dukung Kajian Sebelum Tutup TNK, Bila Ada Pertarungan Investasi Jangan Korbankan Rakyat

Jalan Nasional Dari Ndao Hingga Nangaba Perlu Diperlebar

Apa Yang Dilakukan Warga Oebufu Kota Kupang Ini Patut Ditiru Loh

PT PELNI Buka Lowongan Gaji Fantastis Dimulai Dari 4,3 Juta, Ini Syarat Lengkap dan Alur Pendaftaran

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, dalam sambutannya berkomitmen untuk membawa NTT menjadi sejahtera dan keluar dari kemiskinan.

"Kita kaya akan martabat. Kita harus ubah Sumber Daya Alam bermanfaat bagi kita, meskipun sekarang kita harus terima kenyataan NTT termiskin ketiga di Indonesia," ungkapnya.

Ia meminta rakyat tidak berputus asa, tetapi bertekad bangkit menuju sejahtera.

"Kita tidak bisa hanya jalan, lari, kita harus lompat ke depan."

Ia mengatakan PKH dilaksanakan untuk percepatan pengentasan kemiskinan.

Ia berharap program ini tepat sasaran dan para pendamping harus betul-betul mendampngi masyarakat.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat karena tahun 2019 PKH naik dari 19, 2 triliun pada tahun 2018 menjadi 34, 4 triliun," pungkasnya.

Hadir dalam forum ini juga sejumlah anggota DPR RI dan DPRD Provinsi NTT serta Kementerian Sosial RI.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved