Jika India Menyerang, Pakistan Akan Membalas

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan, Selasa, pihaknya akan melancarkan pembalasan jika India melakukan serangan dalam menanggapi pengeboma

Jika India Menyerang, Pakistan Akan Membalas
KOMPAS.com/FAROOQ NAEEM / AFP
iLUSTRASI: Militer Pakistan masih berjaga di lokasi kerusuhan antara warga Syiah dan Sunni di kota Rawalpindi. Kerusuhan sektarian yang pecah pada Jumat pekan lalu itu menewaskan sedikitnya sembilan orang. 

POS KUPANG.COM - - Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan, Selasa, pihaknya akan melancarkan pembalasan jika India melakukan serangan dalam menanggapi pengeboman di Kashmir, wilayah yang disengketakan.

India menyalahkan Pakistan atas insiden tersebut.

Pada saat yang sama, PM Khan menambahkan bahwa ia ingin bekerja sama dalam mengusut pengeboman itu.

Ketegangan antara kedua negara pemilik senjata nuklir itu telah meningkat tajam setelah 40 polisi paramiliter India tewas dalam pengeboman bunuh diri pada Kamis pekan lalu di wilayah Kashmir yang dikendalikan India.

Kelompok garis keras Jaish-e-Mohammed (JeM), yang berpusat di Pakistan, menyatakan sebagai pelaku serangan.

Shamima Istri Kelompok Radikal ISIS Berpotensi Kehilangan Kewarganegaraan Inggris

Pemerintah Akan Bantu Kaum Muda yang Bujangan Rp 350 Ribu, Ini Penjelasannya

Pakistan sendiri membantah memiliki keterlibatan apa pun dan meminta Perserikatan Bangsa-bangsa untuk menengahi.

Namun Perdana Menteri India Narendra Modi, yang menghadapi pemilihan umum pada Mei, berada di bawah tekanan untuk melakukan pembalasan.

Modi mengatakan ia sudah mempersilakan pasukan keamanan India untuk menjalankan "reaksi keras".

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi, PM Khan menyatakan mendengar seruan di India itu terkait pembalasan dan ia mengatakan dirinya berharap "akal sehat yang akan menang".

"Kalau kalian pikir bahwa kalian akan melakukan serangan macam apa pun terhadap Pakistan, Pakistan tidak hanya akan mempertimbangkan untuk membalas, Pakistan akan membalas," tegas Khan.

Pakistan dan India telah terlibat dalam tiga peperangan sejak 1947, yang dua di antaranya berkaitan dengan Kashmir. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved