PMKRI Kupang Harap Simbol Agama dan Organisasi Jangan Digunakan untuk Politik Praktis

PMKRI Kupang Harap Simbol Agama dan Organisasi Jangan Digunakan untuk Politik Praktis

PMKRI Kupang Harap Simbol Agama dan Organisasi Jangan Digunakan untuk Politik Praktis
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Anggota PMKRI Cabang Kupang foto memegang spanduk di depan gedung Pramuka, Kota Kupang, Sabtu (16/2/2019). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Demi suksesnya pelaksanaan pemilihan legislatif ( pileg) dan pemilihan presiden ( pilpres) tahun 2019, Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI) Cabang Kupang menghimbau masyarakat NTT agar bisa menciptakan suasana yang kondusif dan aman.

Salah satu caranya ialah jangan menggunakan simbol agama dan organisasi untuk kepentingan politik praktis.

"Mari dukung pemerintah agar pesta demokrasi berjalan aman dan lancar. Mari bergandengan tangan dengan Polda NTT menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif pra dan pasca pemilu. Salah satunya ialah jangan gunakan simbol agama dan organisasi untuk politik praktis," kata Engelbertus Boli Tobin kepada POS-KUPANG.COM, Senin (18/2/2019).

Pemilu 2019, Surat Suara untuk Kota Kupang Masih Dicetak di Makassar

Dia mengatakan, pihaknya akan terus menyerukan aksi damai untuk pesta demokrasi lebih bermartabat.

"Kami juga sudah bekerja sama dengan Bawaslu Provinsi, melalui tandatangan MoU tahun lalu untuk menjadi pemantau pemilu dari awal pelaksanaan dan terakhir nantinya," ucapnya.

Jokowi Tegaskan Kita Harus Tetap Bersaudara, Jangan Tidak Saling Sapa karena Beda Pilihan

Secara rinci, dia menghimbau lima hal penting kepada masyarakat NTT. "Pertama, jangan percaya hoaks dan tolak money politik. Kedua, tolak black campaign dan jangan mudah terprovokasi isu sarah," ujarnya.

Pihaknya menyarankan agar masyarakat tetap berpikir positif, agar jangan terkontaminasi kepentingan kelompok tertentu.

"Jangan mudah terkontaminasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Dan jaga toleransi antar umat beragama denga menjalin tali silaturahmi antar sesama," kata Engelbertus.

"Sehingga harapan besar PMKRI Cabang Kupang bahwa pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan dengan baik, aman dan tertib," imbuhnya.

Diakui, memang situasi cukup sulit dalam pemilu serentak kali ini.

"Maka KPU dan Bawaslu dapat mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu bagi masyarakat dan pemantauan pemilu sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi ini, yang juga bertepatan dengan Hari raya keagamaan Kristiani," tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved