Lurah Kena OTT Pungli, Ini yang Dilakukan Pemkot Depok

Pemerintah Kota Depok membentuk tim khusus terkait Lurah Kalibaru yang tertangkap tangan Tim Saber Pungli Polresta Depok.

Lurah Kena OTT Pungli, Ini yang Dilakukan Pemkot Depok
ILUSTRASI
Ilustrasi Pungli 

POS-KUPANG.COM | DEPOK - Pemerintah Kota Depok membentuk tim khusus terkait Lurah Kalibaru yang tertangkap tangan Tim Saber Pungli Polresta Depok.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Supian Suri, tim khusus ini dibentuk untuk memonitor kasus tersebut.

"Kita menjadi bagian dari tim khusus yang dibuat oleh inspektorat. Timsusnya untuk memonitoring kasusnya bagaimana dan apa keputusan dari tim mengenai sanksi yang akan diberikan," ujar Supian di Balaikota Depok, Senin (18/2/2019).

Tas dan Baju Seragam Jadi Petunjuk Penemuan Dua Siswa SD Tewas di Cekdam

Mengenai hukuman terhadap lurah itu jika terbukti terlibat pungli, Supian menyampaikan bahwa sanksi kepada pegawai negeri sipil yang melakukan kesalahan diputuskan setelah ada kesepakatan antara tim khusus (inspektorat dan pihak BKPSDM) dan setujui oleh Wali Kota.

"Yang akan memberikan surat keputusannya akan statusnya seperti apa adalah pihak inspektorat dan kami menunggu surat keputusannya akan seperti apa," ucap Supian.

Sekda Papua Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Pegawai KPK, Dijerat Pasal 351 KUHP

"Kita sedang menunggu dan memonitoring proses hukumnya akan seperti apa nantinya," kata Supian.

Tim Saber Pungli Polresta Depok melakukan operasi tangkap tangan ( OTT) terhadap Lurah Kalibaru berinisial AH di kantor kelurahan tersebut, Kamis (14/2/2019).

Lurah tersebut diduga melakukan pungutan liar untuk pengurusan akta jual-beli lahan. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved