Camat Biboki Utara Terbukti Melanggar Disiplin ASN

Oknum camat itu terbukti melanggar disiplin ASN setelah pihak Bawaslu Kabupaten TTU telah melakukan kajian terhadap hasil pemeriksaan

Camat Biboki Utara Terbukti Melanggar Disiplin ASN
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
/Ketua Bawaslu TTU Martinus Kolo. 

Camat Biboki Utara Terbukti Melanggar Disiplin ASN

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Oknum Camat Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Edmundus Alunan terbukti melanggar disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN).

Oknum camat itu terbukti melanggar disiplin ASN setelah pihak Bawaslu Kabupaten TTU telah melakukan kajian terhadap hasil pemeriksaan dalam forum Gakumdu.

Karena terbukti melanggar disiplin ASN, maka hasil dari kajian yang dilakukan oleh forum Gakumdu terhadap keterlibatan dari Oknum camat itu direkomendasikan kepada komisi ASN di Jakarta.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten TTU, Martinus Kolo kepada Pos Kupang yang ditemui di ruang kerjannya pada, Senin (17/2/2019) pagi.

Sistem Kelistrikan PLN di Tirosa Surplus 25 MW

KPU Sumbar Kukuhkan 55 Relawan Demokrasi

7 Skandal Terburuk Red Velvet yang Mengejutkan Bangsa, Termasuk Memuji Pemimpin Korut Kim Jong Un

JMK3 Lakukan Penyuluhan tentang DBD di Naikoten I

Deky Ballo Ganti Lodowyk Fredrik Jadi Komisioner Kota Kupang

Martinus mengatakan, rapat Gakumdu untuk memutuskan status dari keterlibatan oknum camat tersebut baru dilakukan pada hari ini, Senin (17/2/2019).

"Dan hasilnya adalah oknum camat itu, terbukti melanggar netralitas ASN. Dan kepadanya, kita akan rekomendasikan kepada Komisi ASN," tegasnya.

Dalam rekomendasi tersebut, tegas Martinus, oknum camat tersebut terbukti melanggar disiplin ASN sedang, sesuai dengan pasal 7 ayat 1 huruf b, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010.

"Sesuai dengan aturan tersebut, maka sangsi yang diberikan kepada oknum camat tersebut ada tiga sangsi," katanya.

Ketiga sangsi tersebut diantaranya, penundaan kenaikan gaji selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, dan juga penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama setahun.

Martinus mengungkapkan, pihaknya akan segera memberikan atau mengantarkan rekomendasi tersebut kepada Komisi ASN di Jakarta pada pekan depan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved