Berita Pendidikan

Mengharukan! Anak-Anak di Sanggar Cilik Gerson Poyk Berbagi Rejeki Dengan Anak Panti Agape

Puluhan anak dari Sanggar Cilik Taman Budaya Gerson Poyk Provinsi NTT melaksanakan kegiatan amal di Panti Asuhan Agape Kupang.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Apolonia Matilde
Laus Markus Goti
Pendamping Sanggar Cilik Gerson Poyk, Petrus FK Losor, dan Ein Salasa 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Puluhan anak dari Sanggar Cilik Taman Budaya Gerson Poyk Provinsi NTT melaksanakan kegiatan amal di Panti Asuhan Agape Belo, Kota Kupang, Kamis (14/2/2019).

Kegiatan amal tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan setiap Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang.

Kehadiran anak-anak dari Sanggar Cilik Taman Budaya Gerson Poyk di Panti Asuhan Agape disambut antusias oleh pembina dan anak-anak panti.

Goda Natasha Wilona, kekasih Varrel dengan Harta Dunia, Hotman Paris Dapat Jawaban Telak

Rombongan disambut di depan panti, sejenak bercengkrama dengan pemilik anak anak-anak panti, mereka beramai-ramai masuk ke aula panti untuk mementaskan berbagai acara hiburan.

Acara yang ditampilkan oleh Sanggar Cilik Taman Budaya Gerson Poyk, antara lain dance, puisi dan fashion show.

Sanggar Cilik Gerson Poyk
Sanggar Cilik Gerson Poyk (Laus Markus Goti)

Anak-anak yang bergabung dari sejumlah Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Sekolah Dasar (SD) di Kota Kupang sukses menghibur anak-anak Panti Asuhan Agape Belo-Kupang.

Ahok BTP dan Puput Nastiti Devi Dikabarkan Sudah Menikah 15 Februari 2019, Benarkah?

Pada kesempatan tersebut anak-anak panti berkolaborasi menari dan menyanyi dengan anak-anak Sanggar Cilik Taman Budaya Gerson Poyk. Suasana akrab itu berlanjut hingga acara selesai.

Usai acara hiburan, anak-anak Sanggar Cilik yang didampingi oleh Petrus Fransiskus Keso Losor, S.Pd, dan Serli Salomon, menyerahkan sembako kepada Pemilik Panti Asuhan Agape Kupang, Pendeta Stef Langkameng.

Sanggar Cilik1
Sanggar Cilik1 (Laus Markus Goti)

Petrus saat ditemui Pos Kupang, mengatakan, anak-anak Sanggar Cilik Taman Budaya Gerson Poyk dilatih sejak dini untuk peduli terhadap sesama.

Hari Ini KM Awu Berangkat ke Surabaya, Simak Jadwalnya

Menurut Petrus, bentuk kepedulian tidak harus dalam wujud benda. Bisa lewat perhatian, kasih sayang, hiburan dan macam-macam.

"Itulah mengapa kami mengemas acara ini dengan hiburan, nyanyian, puisi dan lain-lain. Pada intinya kami melatih mereka bagaimana kehadiran mereka bisa memberi keceriaan dan kebahagiaan kepada orang lain," kata Petrus.

Selain itu, katanya, dengan kegiatan tersebut anak-anak dibimbing untuk mengembangkan bakat-bakat mereka.

Ramalan Cinta Akhir Pekan, Sabtu 16 Februari 2019, Aries Intim dengan Seseorang, Leo di Ujung Jari

Petrus mengatakan, di Sanggar Cilik Taman Budaya Gerson Poyk, anak-anak selalu diberi kesempatan untuk berekspresi supaya bisa menemukan bakat dan minat mereka.

Tugas pendamping, katanya, melatih dan mengarahkan anak-anak agar berkembang seturut bakat dan kemampuan mereka.

Sanggar Cilik2
Sanggar Cilik2 (Laus Markus Goti)

Petrus juga mengapresiasi anak-anak panti yang semangat dan antusias menyambut kehadiran mereka, juga berkolaborasi menari dan menyanyi bersama anak-anak sanggar.

ART Ini Digaji Rp 36 Juta Untuk Melakukan Pekerjaan Seperti Ini, Penasaran?

Pemilik Panti Agape Kupang, Stefanus Langkameng, mengatakan, kehadiran anak-anak Sanggar Cilik Gerson Poyk memberi warna tersendiri bagi dirinya dan anak-anak panti.

"Kami bersyukur ada kesempatan untuk bersama-sama berbagi rejeki dan bahagia. Semoga momen seperti ini bisa berlanjut," kata Pendeta Langkameng.

Dia menjelaskan, pola pembinaan di Panti Asuhan Agape ialah disiplin dan penuh kasih. Anak-anak dilatih untuk mengerjakan tugas, belajar, berdoa bersama dan mengerjakan pekerjaan rumah sesuai dengan jadwal yang sudah diatur. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved